Tepache, Minuman Fermentasi Kulit Nanas

Tepache, minuman tradisional dari Meksiko hasil fermentasi kulit buah nanas dengan rempah dan gula. Bisa gula kelapa atau gula aren. Rasanya asam segar dan bersoda. Semakin lama fermentasi, soda semakin banyak. Namun, untuk konsumsi umat muslim dianjurkan fermentasi hanya 2-3 hari saja untuk mengendalikan kadar alkohol dalam ambang batas halal, yakni 0,5-2%.
Menurut saya, tepache ini rasanya mirip kombucha.
Saya menggunakan toples yang didesain khusus untuk fermentasi, ada tulisan "emit internal gases & block external gases" pada tutupnya dan memiliki penekan khusus untuk mengatur agar kulit nanas terendam sempurna dalam air gula sehingga mengurangi peluang gagal. Penekan ini bisa diganti dengan benda pemberat lain yang sudah di-steril.
#CINTE_SerbaBuah #CookpadApron2026 #SerbaBuah #CookpadCommunity_Jakarta #alacafeelia
Tepache, Minuman Fermentasi Kulit Nanas
Tepache, minuman tradisional dari Meksiko hasil fermentasi kulit buah nanas dengan rempah dan gula. Bisa gula kelapa atau gula aren. Rasanya asam segar dan bersoda. Semakin lama fermentasi, soda semakin banyak. Namun, untuk konsumsi umat muslim dianjurkan fermentasi hanya 2-3 hari saja untuk mengendalikan kadar alkohol dalam ambang batas halal, yakni 0,5-2%.
Menurut saya, tepache ini rasanya mirip kombucha.
Saya menggunakan toples yang didesain khusus untuk fermentasi, ada tulisan "emit internal gases & block external gases" pada tutupnya dan memiliki penekan khusus untuk mengatur agar kulit nanas terendam sempurna dalam air gula sehingga mengurangi peluang gagal. Penekan ini bisa diganti dengan benda pemberat lain yang sudah di-steril.
#CINTE_SerbaBuah #CookpadApron2026 #SerbaBuah #CookpadCommunity_Jakarta #alacafeelia
Cara Membuat
- 1
Sterilisasi toples, pisau, dan talenan. Untuk toples kaca dan pisau stainless gunakan air mendidih untuk menyiram, jika toples plastik siram dengan air hangat 40°C (suam kuku).
- 2
Masak gula aren dengan 250 ml air minum sampai mendidih dan gula larut.
- 3
Cuci dan sikat nanas utuh di bawah air mengalir, kemudian tiriskan.
- 4
Kupas nanas berikut mata nanasnya. Ambil juga bagian bonggol yang ada di dalam nanas, kemudian potong-potong bonggolnya. Sisihkan daging buahnya untuk keperluan lain.
- 5
Masukkan kulit buah nanas beserta bonggolnya ke dalam toples. Campurkan larutan air gula dengan 750 ml air minum, kemudian tuang ke dalam toples. Tambahkan cengkih dan kayu manis.
- 6
Tutup toples dengan kain dan ikat dengan karet. Simpan di tempat gelap. Selimuti toples agar hangat. Fermentasikan 60 jam. (Saya menggunakan toples khusus yang didesain untuk fermentasi, memiliki penekan agar kulit nanas terendam sempurna dan tutupnya memungkinkan gas di dalam keluar tanpa membuat udara di luar masuk ke dalam toples).
- 7
Tanda tepache berhasil adalah munculnya buih, beraroma asam segar, rasanya asam ringan. Terdapat soda alami yang tipis. Untuk muslim, panen setelah 60-72 jam. Jangan lebih dari 72 jam untuk menghindari terbentuknya alkohol yang melebihi ambang batas halal. Saya panen pas 60 jam. Aslinya buihnya lebih banyak dari foto itu.
- 8
Saring tepache dan sajikan dengan es batu, rasanya seperti kombucha. Simpan sisa tepache di kulkas untuk menghentikan fermentasi.
Tips
- Lakukan fermentasi di tempat hangat dan gelap. Suhu dingin dapat menggagalkan terjadinya fermentasi.
- Memastikan kulit nanas terendam sempurna juga meningkatkan keberhasilan fermentasi.
- Tanda fermentasi gagal dan harus dibuang: muncul jamur berwarna hitam, hijau, biru, atau putih berbulu; aromanya busuk; rasanya terlalu asam, pahit, atau getir; serta berlendir.
- Jika muncul lapisan tipis mirip lelehan lilin tanpa disertai tanda gagal, buang lapisan itu dan tepache bisa dikonsumsi.
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya














Komentar