Cap cay

Beberapa waktu yang lalu nemenin Paksu tugas di Bali. Untuk mempertahankan menu sehat ujung-ujungnya cap cay lagi - cap cay lagi. Hampir tiap hari. Kebanyakan rumah makan di Bali cap cay diberi telur, untuk mendapatkan kekentalan. Di Jakarta jarang banget nemuin cap cay yang cocok ama lidah, kecuali kalau mampir ke Solaria. Entah saya yang suka di pingit atau karena kurang piknik.
Akhirnya bereksperimen lah bikin ini, tp setelah diperhatikan jadi mirip seblak sayur...
Cap cay
Beberapa waktu yang lalu nemenin Paksu tugas di Bali. Untuk mempertahankan menu sehat ujung-ujungnya cap cay lagi - cap cay lagi. Hampir tiap hari. Kebanyakan rumah makan di Bali cap cay diberi telur, untuk mendapatkan kekentalan. Di Jakarta jarang banget nemuin cap cay yang cocok ama lidah, kecuali kalau mampir ke Solaria. Entah saya yang suka di pingit atau karena kurang piknik.
Akhirnya bereksperimen lah bikin ini, tp setelah diperhatikan jadi mirip seblak sayur...
Cara Membuat
- 1
Tumis bawang merah dengan sedikit minyak hingga layu, masukkan bawang putih.
- 2
Masukkan wortel dan gula Jawa, aduk-aduk sebentar. Tuang air.
- 3
Masukkan baby corn. Setelah wortel agak lunak, masukkan sayur lain. Aduk hingga agak layu.
- 4
Masukkan potongan siomay dan telur, aduk2. Tambahkan larutan maizena.
- 5
Terakhir masukkan garam, kaldu bubuk, potongan bawang daun dan bawang Bombay. Aduk dan hidangkan hangat-hangat.
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya



Komentar