CookpadCookpad
Tamu
Daftar atau Masuk
Simpan dan tulis resep, kirim Cooksnap, dan lainnya
  • Cari
  • Premium
    • Jajaran Resep Unggulan
    • Menu Mingguan Premium
    • Paling Banyak Dilihat
  • Premium
  • Posting Bareng
  • FAQ
  • Kirim Saran
  • Negara
  • Koleksi Resep
Koleksi Resep
Untuk mulai membuat koleksi resep, silakan daftar atau masuk.
Cap cay
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
  • Kirim Cooksnap
  • Tambahkan ke folder
  • Cetak
  • Bagikan
    • Disalin!
    • Email
    • Facebook
    • Pin gambar
    • X
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Edit resep
  • Hapus
CookpadCookpad
Foto resep Cap cay

Cap cay

santidp
santidp @santidp
Jakarta

Beberapa waktu yang lalu nemenin Paksu tugas di Bali. Untuk mempertahankan menu sehat ujung-ujungnya cap cay lagi - cap cay lagi. Hampir tiap hari. Kebanyakan rumah makan di Bali cap cay diberi telur, untuk mendapatkan kekentalan. Di Jakarta jarang banget nemuin cap cay yang cocok ama lidah, kecuali kalau mampir ke Solaria. Entah saya yang suka di pingit atau karena kurang piknik.
Akhirnya bereksperimen lah bikin ini, tp setelah diperhatikan jadi mirip seblak sayur...

Beberapa waktu yang lalu nemenin Paksu tugas di Bali. Untuk mempertahankan menu sehat ujung-ujungnya cap cay lagi - cap cay lagi. Hampir tiap hari. Kebanyakan rumah makan di Bali cap cay diberi telur, untuk mendapatkan kekentalan. Di Jakarta jarang banget nemuin cap cay yang cocok ama lidah, kecuali kalau mampir ke Solaria. Entah saya yang suka di pingit atau karena kurang piknik.
Akhirnya bereksperimen lah bikin ini, tp setelah diperhatikan jadi mirip seblak sayur...

Lebih banyak

Cap cay

santidp
santidp @santidp
Jakarta

Beberapa waktu yang lalu nemenin Paksu tugas di Bali. Untuk mempertahankan menu sehat ujung-ujungnya cap cay lagi - cap cay lagi. Hampir tiap hari. Kebanyakan rumah makan di Bali cap cay diberi telur, untuk mendapatkan kekentalan. Di Jakarta jarang banget nemuin cap cay yang cocok ama lidah, kecuali kalau mampir ke Solaria. Entah saya yang suka di pingit atau karena kurang piknik.
Akhirnya bereksperimen lah bikin ini, tp setelah diperhatikan jadi mirip seblak sayur...

Beberapa waktu yang lalu nemenin Paksu tugas di Bali. Untuk mempertahankan menu sehat ujung-ujungnya cap cay lagi - cap cay lagi. Hampir tiap hari. Kebanyakan rumah makan di Bali cap cay diberi telur, untuk mendapatkan kekentalan. Di Jakarta jarang banget nemuin cap cay yang cocok ama lidah, kecuali kalau mampir ke Solaria. Entah saya yang suka di pingit atau karena kurang piknik.
Akhirnya bereksperimen lah bikin ini, tp setelah diperhatikan jadi mirip seblak sayur...

Lebih banyak
Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
Edit resep
Lihat Detail Statistik
Tambahkan ke folder
Kirim CooksnapKirim Cooksnap
BagikanBagikan
  • Disalin!
  • Email
  • Facebook
  • Pin gambar
  • X
CetakCetak
  • CetakCetak
  • Kirim CooksnapKirim Cooksnap
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Hapus
Bagikan
  • Disalin!
  • Email
  • Facebook
  • Pin gambar
  • X
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
  • Kirim Cooksnap
  • Tambahkan ke folder
  • Cetak
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Edit resep
  • Hapus

Bahan-bahan

  • 4 siungbawang merah iris/cincang halus
  • 3 siungbawang putih iris/cincang halus
  • 2 batangwortel sedang iris serong
  • 1/2-1 literair
  • 4 batangbaby corn/putren
  • 4 helaisawi putih
  • 100 grkol atau bisa di ganti dengan sayur lain
  • 1brokoli ukuran sedang
  • 4 butirsiomay (karna saya tidak mengkonsumsi bakso daging)
  • 1 butirtelur
  • 1 sdmmaizena/tapioka (larutkan dengan sedikit air)
  • 1 sdtgaram
  • 1/2 sdtgula jawa (sebagai penyedap boleh di skip)
  • 1/2-1 sdtkaldu bubuk
  • 1 batangdaun bawang ukuran sedang, iris serong
  • 1bawang bombai ukuran kecil, iris memanjang
Cookpad Buka di Aplikasi
Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.

Cara Membuat

  1. 1

    Tumis bawang merah dengan sedikit minyak hingga layu, masukkan bawang putih.

  2. 2

    Masukkan wortel dan gula Jawa, aduk-aduk sebentar. Tuang air.

  3. 3

    Masukkan baby corn. Setelah wortel agak lunak, masukkan sayur lain. Aduk hingga agak layu.

  4. 4

    Masukkan potongan siomay dan telur, aduk2. Tambahkan larutan maizena.

  5. 5

    Terakhir masukkan garam, kaldu bubuk, potongan bawang daun dan bawang Bombay. Aduk dan hidangkan hangat-hangat.

Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
Edit resep
Lihat Detail Statistik
Tambahkan ke folder
Kirim CooksnapKirim Cooksnap
BagikanBagikan
  • Disalin!
  • Email
  • Facebook
  • Pin gambar
  • X
CetakCetak
  • CetakCetak
  • Kirim CooksnapKirim Cooksnap
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Hapus

Cooksnap

Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
  • Kirim Cooksnap
  • Tambahkan ke folder
  • Cetak
  • Bagikan
    • Disalin!
    • Email
    • Facebook
    • Pin gambar
    • X
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Edit resep
  • Hapus

Disalin!

santidp
santidp @santidp
pada 07 Oktober 2018 05.21
Jakarta
Seorang istri rumahan yang jarang melalang buana. Aunty dari 4 anak, yang mana 3 anak susah berhenti ngunyah kecuali saat tidur nyenyak dan 1 anak yang ga bisa makan karbo dan sayur. Sehingga menantang saya untuk terus belajar di dapur...
Lebih banyak

Komentar

Tamu
Beri komentar
0/0

Kata kunci

Capcay Kanji Jagung Muda Daun Bawang Sawi Putih Brokoli Gula Merah Kol Telur Daging Sapi Sayuran Bawang Putih Bawang Merah Wortel Onion Jagung

Resep Serupa

Rekomendasi Resep Lainnya

  1. Pindang Ikan ala Mami Cay
  2. Korean Strawberry Milk
  3. Basque Burnt Cheesecake
  4. Pentol ayam kriwil
  5. Creme Brulee Matcha
  1. BITTERBALLEN / KROKET Belanda
  2. Pentol corah madiun / tahu aci
  3. Nasi Kuning Simpel (Magic Com)
  4. Ontbijtkoek
  5. Puding Roti (Snack MPASI 7+ Bulan)
  1. Mie sedap goreng ala anak kos
  2. Cheesy Spicy Rabokki
  3. Macaroni Scotel Kukus
  4. One pan pasta
https://cookpad.wasmer.app/id/resep/5985061
Cookpad Buka di Aplikasi

Tentang Kami

Misi kami di Cookpad adalah untuk membuat masak sehari-hari makin menyenangkan, karena kami percaya bahwa memasak adalah kunci menuju kehidupan yang lebih bahagia dan lebih sehat bagi manusia, komunitas, dan bumi. Kami mendukung juru masak rumahan di seluruh dunia untuk membantu satu sama lain dengan berbagi resep dan pengalaman memasak.

Langganan Premium untuk menikmati fitur & manfaat eksklusif!

Komunitas Cookpad

🇺🇸 United States 🇬🇧 United Kingdom 🇪🇸 España 🇦🇷 Argentina 🇺🇾 Uruguay 🇲🇽 México 🇨🇱 Chile 🇻🇳 Việt Nam 🇹🇭 ไทย 🇮🇩 Indonesia 🇫🇷 France 🇸🇦 السعودية 🇹🇼 臺灣 🇮🇹 Italia 🇮🇷 ایران 🇮🇳 India 🇭🇺 Magyarország 🇳🇬 Nigeria 🇬🇷 Ελλάδα 🇲🇾 Malaysia 🇵🇹 Portugal 🇺🇦 Україна 🇯🇵 日本 Lihat Semua

Selengkapnya

Cookpad Premium Karir Kirim Saran Blog Ketentuan Pemakaian Panduan Komunitas Cookpad Kebijakan Privasi FAQ

Unduh aplikasi kami

Buka Aplikasi Cookpad di Google Play Buka Aplikasi Cookpad di App Store
Copyright © Cookpad Inc.
close