Bontot Ikan Tenggiri

Secara tradisional, bontot menggunakan ikan payus atau ikan bulan-bulan. Namun, seiring perkembangannya, bontot juga bisa dikreasikan menggunakan ikan tenggiri yang memiliki cita rasa gurih dan aroma ikan yang khas.
Nama bontot dipercaya berasal dari istilah yang berarti anak terakhir atau bungsu. Dahulu, bontot dibuat dari sisa potongan ujung adonan kerupuk ikan payus. Ternyata, olahan tersebut justru disukai masyarakat hingga berkembang menjadi kuliner khas daerah.
Terbuat dari perpaduan ikan tenggiri segar, tepung, dan bumbu pilihan, bontot ini memiliki tekstur yang khas: empuk, kenyal, dan gurih di setiap gigitan.
Bontot bisa dinikmati langsung setelah dikukus atau digoreng hingga bagian luarnya sedikit garing, sementara bagian dalamnya tetap lembut dan kenyal.
Makin nikmat kalau dicocol dengan kuah cuko yang pedas, manis, dan asam segar. Perpaduan rasanya benar-benar bikin susah berhenti ngemil! 🤤
Resep sederhana dengan bahan yang mudah ditemukan, cocok untuk camilan keluarga, teman minum teh sore hari, bahkan bisa jadi ide jualan rumahan.
💛 Rahasia bontot yang lezat ada pada keseimbangan ikan, tepung, dan bumbu, serta proses pengolahan yang tepat agar hasilnya tidak keras.
#GenkPejuangDapur
#GenkPeDa_Eksis
#CookpadApron2026
#ResepDaerahku
Bontot Ikan Tenggiri
Secara tradisional, bontot menggunakan ikan payus atau ikan bulan-bulan. Namun, seiring perkembangannya, bontot juga bisa dikreasikan menggunakan ikan tenggiri yang memiliki cita rasa gurih dan aroma ikan yang khas.
Nama bontot dipercaya berasal dari istilah yang berarti anak terakhir atau bungsu. Dahulu, bontot dibuat dari sisa potongan ujung adonan kerupuk ikan payus. Ternyata, olahan tersebut justru disukai masyarakat hingga berkembang menjadi kuliner khas daerah.
Terbuat dari perpaduan ikan tenggiri segar, tepung, dan bumbu pilihan, bontot ini memiliki tekstur yang khas: empuk, kenyal, dan gurih di setiap gigitan.
Bontot bisa dinikmati langsung setelah dikukus atau digoreng hingga bagian luarnya sedikit garing, sementara bagian dalamnya tetap lembut dan kenyal.
Makin nikmat kalau dicocol dengan kuah cuko yang pedas, manis, dan asam segar. Perpaduan rasanya benar-benar bikin susah berhenti ngemil! 🤤
Resep sederhana dengan bahan yang mudah ditemukan, cocok untuk camilan keluarga, teman minum teh sore hari, bahkan bisa jadi ide jualan rumahan.
💛 Rahasia bontot yang lezat ada pada keseimbangan ikan, tepung, dan bumbu, serta proses pengolahan yang tepat agar hasilnya tidak keras.
#GenkPejuangDapur
#GenkPeDa_Eksis
#CookpadApron2026
#ResepDaerahku
Cara Membuat
- 1
Masukkan ikan giling, tambahkan bumbu halus, garam, gula, kaldu bubuk, penyedap rasa dan lada bubuk. Aduk hingga tercampur rata dan adonan mengental.
- 2
Tambahkan telur dan air es, aduk kembali hingga adonan mengental dan tercampur rata. Masukkan tepung tapioka secara bertahap, aduk rata.
- 3
Ambil adonan secukupnya, lalu balur dengan tepung tapioka, atau balur dengan minyak sayur juga bisa, bentuk memanjang seperti lenjer. Lalu panaskan panci pengukus, alasi dengan daun pisang, kukus adonan selama 25-30 menit atau sampai matang. Setelah matang keluarkan, biarkan suhu ruang. Potong sesuai selera. Pada tahap ini langsung dinikmati juga sudah enak 😋.
- 4
Jika ingin digoreng, panaskan minyak, goreng bontot hingga kering, angkat dan sajikan dengan kuah cuko atau sambal kacang.
Tips
Gunakan ikan segar, jaga keseimbangan ikan dan tepung, serta hindari mengaduk adonan berlebihan. Dengan teknik yang tepat, bontot akan terasa gurih, empuk, kenyal, dan nikmat saat digoreng.
Sudah mencoba resep ini? Bagikan Cooksnapmu!
Ceritakan kepada Diana Nurjanah bagaimana hasilnya.
Yuk ucapkan terima kasih lewat foto masakanmu!
Seseorang telah membuat resepmu dan membagikan Cooksnap!

Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya












Komentar