Jangan Jepan Tahu Desaku

Ingat pada waktu jaman dulu masih remaja suka bersepeda ke daerah pegunungan kopeng, Getasan, Salatiga dan sekitarnya. Dulu masih jarang orang bersepeda tapi Geng saya sudah bersepeda ke gunung2 dan sering nyasar ke desa2 di sekitar gunung merbabu maupun telomoyo. Beberapa penduduk sering menawari kami makan tetapi hampir semua makanan yg disajikan oleh warga desa adalah olahan labu siam (jepan) tahu dan santan yg dimasak dengan santan serta rasanya agak pedas, cocok dimakan di daerah dingin, apalagi perut kosong dan GRATIS hehe
Jangan Jepan Tahu Desaku
Ingat pada waktu jaman dulu masih remaja suka bersepeda ke daerah pegunungan kopeng, Getasan, Salatiga dan sekitarnya. Dulu masih jarang orang bersepeda tapi Geng saya sudah bersepeda ke gunung2 dan sering nyasar ke desa2 di sekitar gunung merbabu maupun telomoyo. Beberapa penduduk sering menawari kami makan tetapi hampir semua makanan yg disajikan oleh warga desa adalah olahan labu siam (jepan) tahu dan santan yg dimasak dengan santan serta rasanya agak pedas, cocok dimakan di daerah dingin, apalagi perut kosong dan GRATIS hehe
Cara Membuat
- 1
Potong kecil2 bawang merah, bawang putih dan cabai
- 2
Tumis potongan bawang merah, cabai, bawang putih, salam, lengkuas dan serai, tambahkan garam dan saus tiram
- 3
Setelah wangi masukkan tahu dan tumis sekitar 2 menit
- 4
Masukkan potongan labu siam tumis sekitar 5 menit
- 5
Masukkan air santan kelapa sekitar 3-4 gelas minum dari 1/4 kelapa atau santan instan
- 6
Didihkan hingga labu siam menjadi layu/ empuk
- 7
Taburi bawang merah goreng lalu sajikan. Selamat makan, makanlah yg berkualitas dan yang berkualitas tidak harus mahal, cintai makanan Indonesia dan jangan sebut makananmu sebagai makanan tradisional, tapi bisakan sebut nama makananmu, karena makanan adalah salah satu identitas bangsa
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya




Komentar