Buras/Burasa

Terkenang2 masa remaja di Makassar.
Kalau lebaran mama bikinnya Buras khas Bugis.
Buras jadi favorit kami dirumah, instead of Ketupat.
Sampai sekarang memang belom pinter2 nih bikin ketupat. Dan rasanya bikin ketupat itu ribet buat saya. 😅
Buras/Burasa
Terkenang2 masa remaja di Makassar.
Kalau lebaran mama bikinnya Buras khas Bugis.
Buras jadi favorit kami dirumah, instead of Ketupat.
Sampai sekarang memang belom pinter2 nih bikin ketupat. Dan rasanya bikin ketupat itu ribet buat saya. 😅
Cara Membuat
- 1
Cuci bersih beras, tiriskan.
Siapkan kuali, masukkan santan, jus pandan, serai, daun pandan, garam, gula, aduk rata.
Masukkan beras, minyak sayur, aduk rata kembali.
Masak dengan api sedang, sesekali di aduk supaya tidak gosong.Masak hingga air habis (menjadi nasi aron), matikan kompor, sisihkan.
- 2
Siapkan daun pisang, yg agak kecil dan besar.
Daun pisangnya saya panaskan sekilas di rebusan air supaya lentur dan tidak mudah robek saat dibungkus & direbus nanti - 3
Setelah nasi aronnya dingin,
Gunakan 2 lembar daun pisang (kecil dan besar), isi sekitar 3 sdm nasi aron, gulung & padatkanlipat rapi ujung-ujungnya seperti lipatan nagasari.
Besar kecilnya bungkusan tinggal disesuaikan aja. - 4
Ambil 2 bungkus calon buras satukan sejajar lalu ikat horizontal & vertical menggunakan tali rafia seperti di gambar.
Tali rafianya dibagi agak kecil aja, jangan terlalu lebar.
Ulangi sampai selesai - 5
Siapkan panci, isi air secukupnya sampai nanti bungkusannya terendam semua, tutup dan didihkan dgn api besar.
Setelah air mendidih, masukkan bungkusan calon buras, tutup pancinya, masak selama 5 menit.
Setelah 5 menit, matikan api.
Tutup pancinya jangan dibuka sama sekali ya.Diamkan aja dalam panci selama 30 menit.
- 6
Setelah 30 menit, nyalakan kembali apinya, masak selama 7 menit.
Setelah itu matikan api lagi, tanpa membuka tutup panci minimal 30 menit.
Setelah lewat 30 menit, buka tutup panci, angkat buras lalu tiriskan.
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya












Komentar