Megono (khas comal)

Bagi saya sego megono bukan sekedar sarapan pagi biasa, semasa kecil dulu setiap mudik ke kampung mbah dipagi harinya kami selalu disuguhi sego megono yg dialasi daun pisang. Rasa yg sangat authentic yg tidak tergantikan dengan apapun hingga hari ini masakan ini sangat melekat didalam hati & pikiran saya. Banyak yg jual megono dijkt tapi rasanya tidak seenak yg ada dikampung saya jadilah saya tanya mamah utk resepnya. Semoga berkenan cocok sama rasanya semuanya 🙏🏻✨💗
Megono (khas comal)
Bagi saya sego megono bukan sekedar sarapan pagi biasa, semasa kecil dulu setiap mudik ke kampung mbah dipagi harinya kami selalu disuguhi sego megono yg dialasi daun pisang. Rasa yg sangat authentic yg tidak tergantikan dengan apapun hingga hari ini masakan ini sangat melekat didalam hati & pikiran saya. Banyak yg jual megono dijkt tapi rasanya tidak seenak yg ada dikampung saya jadilah saya tanya mamah utk resepnya. Semoga berkenan cocok sama rasanya semuanya 🙏🏻✨💗
Cara Membuat
- 1
Cincang nangka sampai halus
- 2
Blender bumbu halus lalu campur rata kedalam nangka yg sudah dicincang halus, masukan garam, gula, penyedap & bumbu kepreknya jadi 1 (aduk di wadah seperti baskom) takaran gulgar: 1 sdm garam 1 sdm gula 1 sdt penyedap
- 3
Siapkan panci pengukus, tuang cincangan/cacagkan nangka kedalam panci lalu kukus kurang lebih 30 menit
- 4
Bila warna nangka sudah berubah lebih kecoklatan & aromanya sudah keluar semerbak (cicipi nangkanya apakah sudah lembut) kalau sudah tandanya sudah matang. Matikan kompor lalu sajikan dengan nasi yg dibungkus menggunakan daun pisang (lebih sedep) & bakwan/tlembuk goreng
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya








Komentar