CookpadCookpad
Tamu
Daftar atau Masuk
Simpan dan tulis resep, kirim Cooksnap, dan lainnya
  • Cari
  • Premium
    • Jajaran Resep Unggulan
    • Menu Mingguan Premium
    • Paling Banyak Dilihat
  • Premium
  • Posting Bareng
  • FAQ
  • Kirim Saran
  • Negara
  • Koleksi Resep
Koleksi Resep
Untuk mulai membuat koleksi resep, silakan daftar atau masuk.
Schnitzel
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
  • Kirim Cooksnap
  • Tambahkan ke folder
  • Cetak
  • Bagikan
    • Disalin!
    • Email
    • Facebook
    • Pin gambar
    • X
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Edit resep
  • Hapus
CookpadCookpad
Foto resep Schnitzel

Schnitzel

Nina Fadhilah
Nina Fadhilah @ninafadhilah
Surabaya

Schnitzel adalah salah satu kuliner paling populer Eropa Tengah, dengan varian paling legendarisnya yaitu Wiener Schnitzel yang berasal dari Wina, Austria. Secara historis, teknik melapisi daging tipis dengan tepung dan remahan roti sebelum digoreng ini memiliki akar yang sangat tua, bahkan sempat tercatat di dalam buku masak Romawi pada abad ke-4. Ketika resep ini masuk ke Wina sekitar abad ke-19, masyarakat Austria menyempurnakannya menjadi hidangan nasional yang dilindungi hukum: sebutan Wiener Schnitzel secara legal hanya boleh digunakan jika menggunakan daging anak sapi (veal). Namun dalam perkembangannya secara global, penggunaan daging ayam (Hühnerschnitzel) atau babi (Schweineschnitzel) menjadi sangat populer karena lebih ekonomis dan memiliki tekstur yang tidak kalah lezat.

Schnitzel adalah salah satu kuliner paling populer Eropa Tengah, dengan varian paling legendarisnya yaitu Wiener Schnitzel yang berasal dari Wina, Austria. Secara historis, teknik melapisi daging tipis dengan tepung dan remahan roti sebelum digoreng ini memiliki akar yang sangat tua, bahkan sempat tercatat di dalam buku masak Romawi pada abad ke-4. Ketika resep ini masuk ke Wina sekitar abad ke-19, masyarakat Austria menyempurnakannya menjadi hidangan nasional yang dilindungi hukum: sebutan Wiener Schnitzel secara legal hanya boleh digunakan jika menggunakan daging anak sapi (veal). Namun dalam perkembangannya secara global, penggunaan daging ayam (Hühnerschnitzel) atau babi (Schweineschnitzel) menjadi sangat populer karena lebih ekonomis dan memiliki tekstur yang tidak kalah lezat.

Lebih banyak

Schnitzel

Nina Fadhilah
Nina Fadhilah @ninafadhilah
Surabaya

Schnitzel adalah salah satu kuliner paling populer Eropa Tengah, dengan varian paling legendarisnya yaitu Wiener Schnitzel yang berasal dari Wina, Austria. Secara historis, teknik melapisi daging tipis dengan tepung dan remahan roti sebelum digoreng ini memiliki akar yang sangat tua, bahkan sempat tercatat di dalam buku masak Romawi pada abad ke-4. Ketika resep ini masuk ke Wina sekitar abad ke-19, masyarakat Austria menyempurnakannya menjadi hidangan nasional yang dilindungi hukum: sebutan Wiener Schnitzel secara legal hanya boleh digunakan jika menggunakan daging anak sapi (veal). Namun dalam perkembangannya secara global, penggunaan daging ayam (Hühnerschnitzel) atau babi (Schweineschnitzel) menjadi sangat populer karena lebih ekonomis dan memiliki tekstur yang tidak kalah lezat.

Schnitzel adalah salah satu kuliner paling populer Eropa Tengah, dengan varian paling legendarisnya yaitu Wiener Schnitzel yang berasal dari Wina, Austria. Secara historis, teknik melapisi daging tipis dengan tepung dan remahan roti sebelum digoreng ini memiliki akar yang sangat tua, bahkan sempat tercatat di dalam buku masak Romawi pada abad ke-4. Ketika resep ini masuk ke Wina sekitar abad ke-19, masyarakat Austria menyempurnakannya menjadi hidangan nasional yang dilindungi hukum: sebutan Wiener Schnitzel secara legal hanya boleh digunakan jika menggunakan daging anak sapi (veal). Namun dalam perkembangannya secara global, penggunaan daging ayam (Hühnerschnitzel) atau babi (Schweineschnitzel) menjadi sangat populer karena lebih ekonomis dan memiliki tekstur yang tidak kalah lezat.

Lebih banyak
Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
Edit resep
Lihat Detail Statistik
Tambahkan ke folder
Kirim CooksnapKirim Cooksnap
BagikanBagikan
  • Disalin!
  • Email
  • Facebook
  • Pin gambar
  • X
CetakCetak
  • CetakCetak
  • Kirim CooksnapKirim Cooksnap
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Hapus
Bagikan
  • Disalin!
  • Email
  • Facebook
  • Pin gambar
  • X
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
  • Kirim Cooksnap
  • Tambahkan ke folder
  • Cetak
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Edit resep
  • Hapus

Bahan-bahan

± 30 Menit
4 Porsi
  • 500 grDada Ayam Filet (Bisa diganti daging sapi has dalam)
  • secukupnyaGaram dan Merica bubuk
  • 60 grTepung Terigu Protein Sedang
  • 2 butirTelur (Kocok lepas dengan 1 sdm susu cair)
  • 100 grTepung Roti Halus
  • SecukupnyaMinyak Samin (Atau campuran Minyak Goreng + Mentega)
  • SecukupnyaIrisan Lemon & Peterseli cincang (Untuk pelengkap)
Cookpad Buka di Aplikasi
Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.

Cara Membuat

± 30 Menit
  1. 1

    Belah dada ayam secara horizontal (butterfly) menjadi 2 bagian tipis. Letakkan daging di antara dua lembar plastik wrap atau kantong plastik bersih. Pukul-pukul daging menggunakan pemukul daging bagian yang datar, atau gunakan dasar panci tebal. Pukul dari arah tengah ke luar secara perlahan.

  2. 2

    Daging harus menjadi sangat tipis, sekitar 3-4 mm secara merata. Proses ini memutus jaringan serat daging sehingga ayam menjadi sangat empuk saat digoreng cepat. Taburi kedua sisi daging dengan garam dan merica secara merata.

  3. 3

    Balurkan daging tipis ke tepung terigu, ketuk-ketuk sisa tepung yang berlebih. Daging harus tertutup tipis saja. Celupkan ke kocokan telur hingga seluruh permukaannya basah.

  4. 4

    Masukkan ke wadah tepung roti. Balikkan adonan hingga tertutup rata, tapi jangan ditekan-tekan dengan tangan.

  5. 5

    Jangan mendiamkan daging yang sudah ditepungi di meja terlalu lama karena kelembapan telur akan membasahi tepung roti dan membuatnya tidak renyah.

  6. 6

    Panaskan minyak yang dikombinasikan dengan 2 sdm mentega di wajan datar yang cukup besar. Pastikan minyaknya cukup banyak agar daging bisa sedikit mengapung.

  7. 7

    Minyak harus panas di suhu sekitar 170°C-180°C. Jika kurang panas, tepung roti akan menyerap minyak dan menjadi lembek. Masukkan daging ke dalam wajan.

  8. 8

    ​Goreng selama 2-3 menit per sisi hingga warnanya berubah menjadi cokelat keemasan (golden blonde). Karena dagingnya tipis, ia akan matang dengan sangat cepat.
    ​Angkat, tiriskan di atas rak kawat (wire rack), jangan ditumpuk agar uap tidak membuatnya lembek.

  9. 9

    Letakkan Schnitzel panas di piring saji, taburi sedikit peterseli cincang, dan letakkan potongan lemon di sampingnya. Hidangan ini biasanya disandingkan dengan Erdäpfelsalat (Salad kentang ala Austria yang menggunakan bumbu cuka, bukan mayones)

Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
Edit resep
Lihat Detail Statistik
Tambahkan ke folder
Kirim CooksnapKirim Cooksnap
BagikanBagikan
  • Disalin!
  • Email
  • Facebook
  • Pin gambar
  • X
CetakCetak
  • CetakCetak
  • Kirim CooksnapKirim Cooksnap
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Hapus

Cooksnap

Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
  • Kirim Cooksnap
  • Tambahkan ke folder
  • Cetak
  • Bagikan
    • Disalin!
    • Email
    • Facebook
    • Pin gambar
    • X
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Edit resep
  • Hapus

Disalin!

Nina Fadhilah
Nina Fadhilah @ninafadhilah
pada 22 Juni 2026 21.53
Surabaya
This account just for jurnaling personal recipes and documenting the foods I’ve successfully made. Not for commercial use. (Warning! Food photos are generated by AI because I am uncomfortable carrying a camera while cooking.)
Lebih banyak

Komentar

Tamu
Beri komentar
0/0

Kata kunci

Fillet Dada Telur Daging Sapi Tepung Terigu Protein Sedang Susu Cair Mentega Bread Lemon

Resep Serupa

Rekomendasi Resep Lainnya

  1. Ayam Goreng Rempah
  2. Ayam Goreng Kremes
  3. Sambal Pencit Ikan Asin
  4. Mango Bingsu
  5. Sop Durian
  1. Soto Ayam Bening
  2. Orek Tempe Basah
  3. Tongseng Kambing Simple (Bumbu Instant Gulai)
  4. Tumis Kangkung Saus Tiram
  5. Ayam Goreng Kremes
  1. Pita Bread/Khubz
  2. Classic American Burger
  3. Köttbullar/Swedish Meatballs (Bakso Swedia)
  4. Semur Telur Puyuh
https://cookpad.wasmer.app/id/resep/26114544
Cookpad Buka di Aplikasi

Tentang Kami

Misi kami di Cookpad adalah untuk membuat masak sehari-hari makin menyenangkan, karena kami percaya bahwa memasak adalah kunci menuju kehidupan yang lebih bahagia dan lebih sehat bagi manusia, komunitas, dan bumi. Kami mendukung koki rumahan di seluruh dunia untuk membantu satu sama lain dengan berbagi resep dan pengalaman memasak.

Langganan Premium untuk menikmati fitur & manfaat eksklusif!

Komunitas Cookpad

🇺🇸 United States 🇬🇧 United Kingdom 🇪🇸 España 🇦🇷 Argentina 🇺🇾 Uruguay 🇲🇽 México 🇨🇱 Chile 🇻🇳 Việt Nam 🇹🇭 ไทย 🇮🇩 Indonesia 🇫🇷 France 🇸🇦 السعودية 🇹🇼 臺灣 🇮🇹 Italia 🇮🇷 ایران 🇮🇳 India 🇭🇺 Magyarország 🇳🇬 Nigeria 🇬🇷 Ελλάδα 🇲🇾 Malaysia 🇵🇹 Portugal 🇺🇦 Україна 🇯🇵 日本 Lihat Semua

Selengkapnya

Cookpad Premium Karir Kirim Saran Blog Ketentuan Pemakaian Panduan Komunitas Cookpad Kebijakan Privasi FAQ

Unduh aplikasi kami

Buka Aplikasi Cookpad di Google Play Buka Aplikasi Cookpad di App Store
Copyright © Cookpad Inc.
close