Nasi Kuning Sederhana

Nasi kuning sangat populer di beberapa daerah di Indonesia, bahkan ditemui juga di beberapa negara lain. Dan lazimnya nasi kuning ini digunakan atau disajikan untuk perayaan acara atau ritual tertentu. Sebagai contoh, di Indonesia dikenal yang namanya Nasi Tumpeng, yaitu nasi kuning yang disajikan berbentuk kerucut yang melambangkan gunung, kehidupan dan kemakmuran. Nasi tumpeng beserta sajian lengkapnya sering digunakan untuk acara selamatan, syukuran dan acara-acara lainnya.
Pada kesempatan kali ini aku hanya sebatas membuat nasi kuning saja, tidak sampai ke proses pembuatan nasi tumpeng karena keterbatasan alat (sebetulnya memang lagi malas repot sih, hehehehe).
*) Agar nasi tidak terlalu lembek atau keras, yang perlu diperhatikan adalah kesesuaian pada takaran beras, santan dan air. Samakan dengan rasio antara beras dan air ketika memasak nasi putih biasa. Jika saat memasak nasi putih biasa menggunakan rasio 1:1 atau 1 canting beras berbanding dengan 1 canting air, maka ketika memasak nasi kuning rasionya adalah 1:1 atau 1 canting beras berbanding dengan 1 canting larutan (santan + air).
Nasi Kuning Sederhana
Nasi kuning sangat populer di beberapa daerah di Indonesia, bahkan ditemui juga di beberapa negara lain. Dan lazimnya nasi kuning ini digunakan atau disajikan untuk perayaan acara atau ritual tertentu. Sebagai contoh, di Indonesia dikenal yang namanya Nasi Tumpeng, yaitu nasi kuning yang disajikan berbentuk kerucut yang melambangkan gunung, kehidupan dan kemakmuran. Nasi tumpeng beserta sajian lengkapnya sering digunakan untuk acara selamatan, syukuran dan acara-acara lainnya.
Pada kesempatan kali ini aku hanya sebatas membuat nasi kuning saja, tidak sampai ke proses pembuatan nasi tumpeng karena keterbatasan alat (sebetulnya memang lagi malas repot sih, hehehehe).
*) Agar nasi tidak terlalu lembek atau keras, yang perlu diperhatikan adalah kesesuaian pada takaran beras, santan dan air. Samakan dengan rasio antara beras dan air ketika memasak nasi putih biasa. Jika saat memasak nasi putih biasa menggunakan rasio 1:1 atau 1 canting beras berbanding dengan 1 canting air, maka ketika memasak nasi kuning rasionya adalah 1:1 atau 1 canting beras berbanding dengan 1 canting larutan (santan + air).
Cara Membuat
- 1
Siapkan panci, lalu masukkan santan, air, serai, daun salam, daun jeruk, air kunyit dan garam. Kemudian masak sampai mendidih. Sesekali aduk rata. Gunakan api kecil.
- 2
Setelah mendidih, masukkan beras yang sebelumnya sudah dicuci. Sesekali aduk rata agar semua komposisi menyatu. Proses ini lazim disebut dengan cara 'mengaron'.
- 3
Masak sampai kondisi nasi setengah matang dan airnya mengering. Setelah itu matikan api kompor dan diamkan sejenak.
- 4
Kemudian siapkan alat untuk mengukus nasi (dandang).
- 5
Setelah air di dalam alat pengukus mendidih, masukkan nasi yang telah diaron. Gunakan api kecil-sedang dan tunggu selama sekitar 30 menit.
- 6
Setelah 20-25 menit nasi dikukus, buka penutup dandang, lalu aduk rata nasi tersebut agar matangnya merata dan nasi tidak menggumpal atau lengket. Setelah itu tutup kembali dandangnya dan tunggu sekitar 10 menit lagi (total waktu mengukus adalah sekitar 30 menit). Setelah itu matikan api kompor. Diamkan sejenak nasi yang telah matang tersebut, sementara kita bisa menyiapkan bahan-bahan pelengkapnya.
- 7
Kemudian sajikan nasi kuning di dalam sebuah piring atau wadah, lalu hiasi dengan bahan-bahan pelengkap (sesuai selera anda).
- 8
Nasi Kuning Sederhana siap untuk dinikmati. ^,^
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya











Komentar