CookpadCookpad
Tamu
Daftar atau Masuk
Simpan dan tulis resep, kirim Cooksnap, dan lainnya
  • Cari
  • Premium
    • Jajaran Resep Unggulan
    • Menu Mingguan Premium
    • Paling Banyak Dilihat
  • Premium
  • Posting Bareng
  • FAQ
  • Kirim Saran
  • Negara
  • Koleksi Resep
Koleksi Resep
Untuk mulai membuat koleksi resep, silakan daftar atau masuk.
Bubur Polos Juara
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
  • Kirim Cooksnap
  • Tambahkan ke folder
  • Cetak
  • Bagikan
    • Disalin!
    • Email
    • Facebook
    • Pin gambar
    • X
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Edit resep
  • Hapus
CookpadCookpad
Foto resep Bubur Polos Juara

Bubur Polos Juara

Anna Takita
Anna Takita @annatakita
Bali

Mulanya, suami suka banget nganterin saya ke pasar pagi-pagi. Saya sibuk belanja keperluan dapur sedangkan dia sibuk poto-poto (ini waktu awal-awal dia pindah ke Bali, maklum di negaranya tidak ada pasar tradisional seperti di sini). Saat saya ajak pulang karena saya sudah selesai belanjanya, suami selalu stop ke penjual bubur ayam yang jualan di depan pasar. Dia bilang, buburnya bapak itu juara. Juara kenapa saya juga gak ngerti karena dia kalau beli bubur ya bubur polos begitu saja dan tidak pakai apa-apa (no ayam, no kuah, no antek-anteknya). Sampai rumah palingan dia makan buburnya dengan pickle plum atau umeboshi (acar buah plum yang rasanya kecut banget), atau pakai ikan teri asin. That's it! Sayapun iseng nawarin dia bubur buatan saya tapi dia menolak dengan alasan: not worth it, membuatnya lama dan kalau beli di luar harganya hanya sepuluh ribuan. Ya udinlah..

Sampai suatu hari karena hujan, sayapun tidak bisa belanja ke pasar. Iseng-iseng, saya buatkan dia bubur saat dia masih tidur. Pas bangun, buburnya sudah siap dan dia surprised krn bubur kali ini homemade. Hasilnya? Dia suka dan sejak itu dia selalu minta dibuatkan bubur untuk sarapan.
Suami bilang, buburnya abang-abang di pasar itu runner up. Bubur saya juaranya. Hehehehe...

Mulanya, suami suka banget nganterin saya ke pasar pagi-pagi. Saya sibuk belanja keperluan dapur sedangkan dia sibuk poto-poto (ini waktu awal-awal dia pindah ke Bali, maklum di negaranya tidak ada pasar tradisional seperti di sini). Saat saya ajak pulang karena saya sudah selesai belanjanya, suami selalu stop ke penjual bubur ayam yang jualan di depan pasar. Dia bilang, buburnya bapak itu juara. Juara kenapa saya juga gak ngerti karena dia kalau beli bubur ya bubur polos begitu saja dan tidak pakai apa-apa (no ayam, no kuah, no antek-anteknya). Sampai rumah palingan dia makan buburnya dengan pickle plum atau umeboshi (acar buah plum yang rasanya kecut banget), atau pakai ikan teri asin. That's it! Sayapun iseng nawarin dia bubur buatan saya tapi dia menolak dengan alasan: not worth it, membuatnya lama dan kalau beli di luar harganya hanya sepuluh ribuan. Ya udinlah..

Sampai suatu hari karena hujan, sayapun tidak bisa belanja ke pasar. Iseng-iseng, saya buatkan dia bubur saat dia masih tidur. Pas bangun, buburnya sudah siap dan dia surprised krn bubur kali ini homemade. Hasilnya? Dia suka dan sejak itu dia selalu minta dibuatkan bubur untuk sarapan.
Suami bilang, buburnya abang-abang di pasar itu runner up. Bubur saya juaranya. Hehehehe...

Lebih banyak

Bubur Polos Juara

Anna Takita
Anna Takita @annatakita
Bali

Mulanya, suami suka banget nganterin saya ke pasar pagi-pagi. Saya sibuk belanja keperluan dapur sedangkan dia sibuk poto-poto (ini waktu awal-awal dia pindah ke Bali, maklum di negaranya tidak ada pasar tradisional seperti di sini). Saat saya ajak pulang karena saya sudah selesai belanjanya, suami selalu stop ke penjual bubur ayam yang jualan di depan pasar. Dia bilang, buburnya bapak itu juara. Juara kenapa saya juga gak ngerti karena dia kalau beli bubur ya bubur polos begitu saja dan tidak pakai apa-apa (no ayam, no kuah, no antek-anteknya). Sampai rumah palingan dia makan buburnya dengan pickle plum atau umeboshi (acar buah plum yang rasanya kecut banget), atau pakai ikan teri asin. That's it! Sayapun iseng nawarin dia bubur buatan saya tapi dia menolak dengan alasan: not worth it, membuatnya lama dan kalau beli di luar harganya hanya sepuluh ribuan. Ya udinlah..

Sampai suatu hari karena hujan, sayapun tidak bisa belanja ke pasar. Iseng-iseng, saya buatkan dia bubur saat dia masih tidur. Pas bangun, buburnya sudah siap dan dia surprised krn bubur kali ini homemade. Hasilnya? Dia suka dan sejak itu dia selalu minta dibuatkan bubur untuk sarapan.
Suami bilang, buburnya abang-abang di pasar itu runner up. Bubur saya juaranya. Hehehehe...

Mulanya, suami suka banget nganterin saya ke pasar pagi-pagi. Saya sibuk belanja keperluan dapur sedangkan dia sibuk poto-poto (ini waktu awal-awal dia pindah ke Bali, maklum di negaranya tidak ada pasar tradisional seperti di sini). Saat saya ajak pulang karena saya sudah selesai belanjanya, suami selalu stop ke penjual bubur ayam yang jualan di depan pasar. Dia bilang, buburnya bapak itu juara. Juara kenapa saya juga gak ngerti karena dia kalau beli bubur ya bubur polos begitu saja dan tidak pakai apa-apa (no ayam, no kuah, no antek-anteknya). Sampai rumah palingan dia makan buburnya dengan pickle plum atau umeboshi (acar buah plum yang rasanya kecut banget), atau pakai ikan teri asin. That's it! Sayapun iseng nawarin dia bubur buatan saya tapi dia menolak dengan alasan: not worth it, membuatnya lama dan kalau beli di luar harganya hanya sepuluh ribuan. Ya udinlah..

Sampai suatu hari karena hujan, sayapun tidak bisa belanja ke pasar. Iseng-iseng, saya buatkan dia bubur saat dia masih tidur. Pas bangun, buburnya sudah siap dan dia surprised krn bubur kali ini homemade. Hasilnya? Dia suka dan sejak itu dia selalu minta dibuatkan bubur untuk sarapan.
Suami bilang, buburnya abang-abang di pasar itu runner up. Bubur saya juaranya. Hehehehe...

Lebih banyak
Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
Edit resep
Lihat Detail Statistik
Tambahkan ke folder
Kirim CooksnapKirim Cooksnap
BagikanBagikan
  • Disalin!
  • Email
  • Facebook
  • Pin gambar
  • X
CetakCetak
  • CetakCetak
  • Kirim CooksnapKirim Cooksnap
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Hapus
Bagikan
  • Disalin!
  • Email
  • Facebook
  • Pin gambar
  • X
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
  • Kirim Cooksnap
  • Tambahkan ke folder
  • Cetak
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Edit resep
  • Hapus

Bahan-bahan

  • 100 gramberas
  • 500 mlair
  • 1 lembardaun salam (hukumnya wajib, gak boleh di skip)
  • 1/2 sdtkaldu ayam
Cookpad Buka di Aplikasi
Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.

Cara Membuat

  1. 1

    Campur semua bahan, masak hingga nasi menjadi bubur sambil sesekali diaduk. Saya biasanya perlu waktu sekitar 45 menitan. Belakangan karena saya punya bayi, saya sudah tidak pakai cara ini karena repot kalau sebentar2 harus aduk2 sementara bayi tidak bisa ditinggal... Plus baru nyadar rice cooker saya ada fungsi buat bikin congee/ porridge. Saya tinggal masukkan ke rice cooker, pencet dan done! Kalau rice-cooker tidak ada fungsi untuk membuat bubur jangan dipakai buat bikin bubur ya bu ibu.. Nanti airnya meluap kemana-mana (pengalaman pribadi salah pencet tombol, begitu beras masuk, jari otomatis pencet tombol rice cook).

    Foto langkah ke 1 dari resep Bubur Polos Juara.
  2. 2

    Bagi yang suka berkreasi, bubur polos ini bisa divariasikan toppingnya misalnya dengan abon sapi, ayam suir, cakue, kacang goreng, kerupuk dan antek-anteknya. Kalau suami saya suka pakai ikan teri asin dan umeboshi.

    Foto langkah ke 2 dari resep Bubur Polos Juara.
Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
Edit resep
Lihat Detail Statistik
Tambahkan ke folder
Kirim CooksnapKirim Cooksnap
BagikanBagikan
  • Disalin!
  • Email
  • Facebook
  • Pin gambar
  • X
CetakCetak
  • CetakCetak
  • Kirim CooksnapKirim Cooksnap
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Hapus

Cooksnap

Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
  • Kirim Cooksnap
  • Tambahkan ke folder
  • Cetak
  • Bagikan
    • Disalin!
    • Email
    • Facebook
    • Pin gambar
    • X
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Edit resep
  • Hapus

Disalin!

Anna Takita
Anna Takita @annatakita
pada 27 April 2016 01.19
Bali
Full-time housewife and Mommy. Beginner di dunia perdapuran 🍳🍳🍳
Lebih banyak

Komentar (17)

Riany Syg
Riany Syg @Rianysyg
13 Desember 2021 09.37
Maaf bun mau nanya berasnya direndem dulu gak?
Tamu
Beri komentar
0/0

Kata kunci

Bubur Ayam Beras

Resep Serupa

Rekomendasi Resep Lainnya

  1. Orek Tempe Manis
  2. Salad
  3. Cendol Thailand
  4. Cream Soup Ayam
  5. Waffle
  1. Bolu Kukus Gula Merah Anti Gagal Lembut & Pasti Mekar Merekah
  2. NUGGET TEMPE Original dan Gurih
  3. Saus lada hitam homemade
  4. Kunyit asem segar
  5. Nastar Burger Anti Gagal
  1. Lodeh labu siam
  2. Tahu isi Mie
  3. Easy Aglio Olio Pasta 🍝😋
  4. Capcay Sayur Spesial
https://cookpad.wasmer.app/id/resep/707787
Cookpad Buka di Aplikasi

Tentang Kami

Misi kami di Cookpad adalah untuk membuat masak sehari-hari makin menyenangkan, karena kami percaya bahwa memasak adalah kunci menuju kehidupan yang lebih bahagia dan lebih sehat bagi manusia, komunitas, dan bumi. Kami mendukung juru masak rumahan di seluruh dunia untuk membantu satu sama lain dengan berbagi resep dan pengalaman memasak.

Langganan Premium untuk menikmati fitur & manfaat eksklusif!

Komunitas Cookpad

🇺🇸 United States 🇬🇧 United Kingdom 🇪🇸 España 🇦🇷 Argentina 🇺🇾 Uruguay 🇲🇽 México 🇨🇱 Chile 🇻🇳 Việt Nam 🇹🇭 ไทย 🇮🇩 Indonesia 🇫🇷 France 🇸🇦 السعودية 🇹🇼 臺灣 🇮🇹 Italia 🇮🇷 ایران 🇮🇳 India 🇭🇺 Magyarország 🇳🇬 Nigeria 🇬🇷 Ελλάδα 🇲🇾 Malaysia 🇵🇹 Portugal 🇺🇦 Україна 🇯🇵 日本 Lihat Semua

Selengkapnya

Cookpad Premium Karir Kirim Saran Blog Ketentuan Pemakaian Panduan Komunitas Cookpad Kebijakan Privasi FAQ

Unduh aplikasi kami

Buka Aplikasi Cookpad di Google Play Buka Aplikasi Cookpad di App Store
Copyright © Cookpad Inc.
close