Srikaya (Srikayo) Khas Palembang Pakai Telur Ayam Negeri

Rinna Ramadhayanty Panjaitan
Rinna Ramadhayanty Panjaitan @cloverdandelion17

#PejuangGoldenBatikApron #IdeMasak #cloverdandelion17 #RamadanCamp #RamadanCamp_Misi2 #CeritaDapurHariIni

Palembang memiliki sejarah panjang dengan deretan peninggalan seni dan budaya, termasuk kuliner khas. Salah satunya yang masih lestari hingga kini adalah srikaya (srikayo dalam bahasa setempat). Rasanya hampir sama seperti puding yang manis dan lembut serta lumer di mulut.

Srikayo Palembang sangat lekat dalam kehidupan masyarakat Palembang. Kue yang sama sekali tidak mengandung tepung hanya terdiri atas gula, santan, dan telur ini selalu menjadi pelengkap dalam hajatan bahkan kegiatan adat.

Srikayo dibuat dalam mangkuk kecil dan berwarna hijau karena menggunakan air aroma pandan, yang menjadi ciri khasnya. Dahulu, srikayo dilapisi ketan atau dapat diganti dengan roti tawar. Hanya, pada zaman sekarang ini, srikayo dibuat tanpa ketan, namun ada yang tetap dimakan dengan ketan yang dimasak terpisah.

Srikaya (Srikayo) Khas Palembang Pakai Telur Ayam Negeri

#PejuangGoldenBatikApron #IdeMasak #cloverdandelion17 #RamadanCamp #RamadanCamp_Misi2 #CeritaDapurHariIni

Palembang memiliki sejarah panjang dengan deretan peninggalan seni dan budaya, termasuk kuliner khas. Salah satunya yang masih lestari hingga kini adalah srikaya (srikayo dalam bahasa setempat). Rasanya hampir sama seperti puding yang manis dan lembut serta lumer di mulut.

Srikayo Palembang sangat lekat dalam kehidupan masyarakat Palembang. Kue yang sama sekali tidak mengandung tepung hanya terdiri atas gula, santan, dan telur ini selalu menjadi pelengkap dalam hajatan bahkan kegiatan adat.

Srikayo dibuat dalam mangkuk kecil dan berwarna hijau karena menggunakan air aroma pandan, yang menjadi ciri khasnya. Dahulu, srikayo dilapisi ketan atau dapat diganti dengan roti tawar. Hanya, pada zaman sekarang ini, srikayo dibuat tanpa ketan, namun ada yang tetap dimakan dengan ketan yang dimasak terpisah.

Edit resep
Lihat Detail Statistik
Bagikan
Bagikan

Bahan-bahan

1 jam
8 orang
  1. ● Bahan Srikayo:
  2. 4 butirtelur ayam ukuran grade A dengan berat 1 telur 70 gram
  3. 280 gramgula pasir
  4. 420 milisantan kental murni yang diperas tanpa air
  5. 10 lembardaun pandan wangi
  6. 7 lembardaun pandan suji
  7. ● Bahan Ketan:
  8. 250 gramberas ketan
  9. 120 milisantan kental
  10. 200 milisantan encer
  11. 1 sendok tehgaram halus

Cara Membuat

1 jam
  1. 1

    Gunakan perbandingan= 1 bagian telur+ 1 bagian gula pasir+ 1½ bagian santan kental.

    Pecahkan telur ayam dan tempatkan pada gelas ukur.

    4 butir telur ayam = 280 mili volume telur.

    Setelah diketahui volume telur ayam maka didapat berat gula yaitu= 280 gram.

    Santan untuk perbandingan 1½ adalah 280 mili+140 mili=420 mili santan kental

  2. 2

    Ini volume 4 telurnya yah, moms.

    280 mili.

    Noted:
    Buang tali bening yang ada pada telur ayam ataupun telur bebek. Agar srikayo ataupun kue-kue yang menggunakan telur tidak berbau amis. Insha Allah.

  3. 3

    Ini volume santan kental murninya.

    420 mili.

  4. 4

    Gunting kecil daun pandan wangi dan daun pandan suji lalu tuangkan 420 mili santan kental. Dan blender sampai halus.

  5. 5

    Ini hasil blenderannya yah, moms. Selanjutnya kita saring dan peras menggunakan kain serbet atau kain blacu.

    Jika ketika diperas tidak sampai 420 mili maka tambahkan lagi santan kentalnya sampai volumenya mencapai 420 mili.

  6. 6

    Ini yah, moms. Hasil blenderan santan dan daun pandannya.

    420 mili.

  7. 7

    Tuang telur pada wadah, tambahkan gula pasir.

    Noted: buang tali benang bening pada telur karena ini bikin amis yang kuat pada makanan yang kita bikin.

  8. 8

    Tuangkan santan dan aduk sampai tercampur dengan baik dan gula pasir larut.

    Noted: tidak ada penambahan garam yah, moms.

  9. 9

    Dan saring.

  10. 10

    Ini adonan srikayonya yah, moms dengan volume 780 mili. Sisihkan dahulu.

  11. 11

    Seperti ini adonan srikayo khas Palembangnya yah, moms.

  12. 12

    Cuci beras ketan pada air mengalir dan tiriskan. Dan pindahkan pada wadah penanak nasi.

  13. 13

    Tuangkan santan pada beras ketan.

  14. 14

    Tambahkan garam halus. Aduk rata.

  15. 15

    Aron beras ketan dengan menggunakan api sedang sampai semua santan terserap.

  16. 16

    Setelah santan terserap lalu kukus sampai matang.

  17. 17

    Nah ini ketannya udah matang yah, moms.

  18. 18

    Isi dua sendok makan ketan pada wadah dan padatkan.

  19. 19

    Taburi permukaan ketan yang dipadatkan dengan tepung tapioka tipis-tipis saja (ayak pakai saringan teh tepung tapioka langsung diatas ketan). Ini gunanya agar ketika menuang adonan srikayo, adonan srikayonya tidak merembes kedasar ketan. Pastikan ketan benar-benar dipadatkan agar ketika dituang adonan srikayo pas matangnya ketan tidak mengambang kepermukaan wadah serta bercampur dengan adonan srikayo.

    Lalu kukus selama 10 menit untuk mematangkan tapiokanya.

  20. 20

    Nah ini hasilnya setelah dikukus selama 10 menit.

  21. 21

    Panaskan kembali kukusan dengan api sedang cenderung kecil dan letakkan wadah berisi ketan lalu tuangkan adonan srikayo diatasnya.

  22. 22

    Dan kukus selama 30 menit dengan api sedang cenderung kecil, pastikan 30 menit agar hasilnya tidak amis. Jangan lupa tutup kukusan dialasi kain agar srikayo tidak ketetesan uap air dari tutup kukusan.

    Noted: karena telur ayam mengandung lebih banyak putih telur dengan kuning yang lebih kecil dibanding telur bebek maka kukus srikaya dengan kukusan tertutup selama 15 menit dan dengan kukusan separuh terbuka selama 15 menit. Agar srikaya yang dihasilkan permukaannya rata tidak bergelombang.

  23. 23

    Sedang apinya seperti ini yah, moms.

  24. 24

    Nah ini srikayonya udah matang.

  25. 25

    Ini srikayo khas Palembangnya udah matang yang dikukus selama 30 menit yah, moms.

  26. 26

    Manis legitnya srikayo berpadu dengan ketan yang gurih merupakan sajian yang pas untuk disajikan disaat berbuka puasa. Insha Allah, enak.

  27. 27

    Warnanya cantik yah, moms. Ini warnanya asli dari hasil blenderan santan kental murni tanpa air bersama daun pandan wangi dan daun pandan suji.

    Tipsnya Rinna: Agar Srikayo tidak mengempes ketika dingin dan permukaan srikayo rata, mengkilap, serta glowing maka gunakan santan kental murni tanpa air, perbandingan telur, gula dan santan adalah 1:1:1½. Dan juice daun pandan bersama santan kental tersebut dan kukus menggunakan api sedang cenderung kecil.

  28. 28

    Cobain juga bikin Srikayo Khas Palembang pakai telur bebek ini yuk, moms.

Edit resep
Lihat Detail Statistik
Bagikan
Masak Hari Ini
Rinna Ramadhayanty Panjaitan
Rinna Ramadhayanty Panjaitan @cloverdandelion17
pada
🍀cloverdandelion17🍀~Just Being My Happy Self~~Golden Batik Apron 2022~Jika Kamu Merasa Tidak Berguna, Ingat Diluar Sana Ada Yang Sangat Bersyukur Bisa Mengenalmu. Tidak Semua Makna Terlihat Dan Terucap."Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia"Semua resep yang aku bagikan disini kupersembahkan untuk anak semata wayangku NADIRA AQILA RIADI. Kubuat dengan penuh ketelitian dan kecermatan. Insha Allah anti gagal.Resep pertama aku di cookpad tanggal 8 Mei 2021: Manisan Kolang Kaling Isi Buah Khas Medan. Terima kasih buat teman² di cookpad yang udah mencooksnap resep aku 🤗🍀Just Being My Happy Self🍀~Batak Toba-Jawa-Aceh Lhokseumawe-Sunda~
Lebih banyak

Komentar

Resep Serupa