105. GANGAN SANTAN PUCUK LABU KHAS KUTAI RESEP TURUN-TEMURUN

Bismillah..
Saya baru tau kalau dalam Bahasa Indonesia, labu kuning dan labu parang adalah dua jenis labu yang berbeda. Tapi kalau dalam Bahasa Kutai, justru labu parang itu yang disebut dengan "labu kuning", yang dalam bahasa daerah lain disebut juga dengan "waluh". Labu kuning ini banyak khasiatnya. Hampir semua bagian dari labu kuning bisa dikonsumsi. Dari buah, bakal buah, pucuk daun, hingga bijinya.
Ini adalah salah satu sayur khas Kutai resep turun-temurun dari Mamak Rahimahallah. Sayur ini mudah ditemukan di daerah Kutai. Kadang penjual sayur masak ada menjual sayur ini. Penggunaan labu kuning beserta pucuknya menjadi ciri khas sayur ini. Kadang di pucuk daunnya ada bakal buah yang masih kecil, dan biasanya itu dimasukkan juga ke dalam sayur. Jadi ingat waktu saya lagi kecil, justru bakal buahnya itu yang jadi rebutan. Soalnya jarang-jarang ada bakal buah di dalam sayur 😁
Sayur ini rasanya cenderung manis, gurih, dan segar. Biasanya paling sering disajikan bersama ikan bakar dan aneka sambal khas Kutai.
Hari ini adalah hari membahagiakan dan penuh syukur karena akhirnya bisa ketemu adek @nevisutio dan papah walaupun cuma sebentar 😇😍 Semoga adek dan papah selalu sehat, bahagia, dijauhkan dari segala macam penyakit dan keburukan 🙏🏻🥰
#BALONChallenge
#LabuanHati
#Minggu9
#GenerasiAprontis
#Minggu31
#KETiMuz
#BamasakBaimbai
#OlahanLabu
#Cookpad_id
#Cookpadcommunity_id
#CookpadCommunity_Borneo
#CookpadCommunity_KALSEL
#CookpadCommunity_Banjarbaru
#Ganangrassa
105. GANGAN SANTAN PUCUK LABU KHAS KUTAI RESEP TURUN-TEMURUN
Bismillah..
Saya baru tau kalau dalam Bahasa Indonesia, labu kuning dan labu parang adalah dua jenis labu yang berbeda. Tapi kalau dalam Bahasa Kutai, justru labu parang itu yang disebut dengan "labu kuning", yang dalam bahasa daerah lain disebut juga dengan "waluh". Labu kuning ini banyak khasiatnya. Hampir semua bagian dari labu kuning bisa dikonsumsi. Dari buah, bakal buah, pucuk daun, hingga bijinya.
Ini adalah salah satu sayur khas Kutai resep turun-temurun dari Mamak Rahimahallah. Sayur ini mudah ditemukan di daerah Kutai. Kadang penjual sayur masak ada menjual sayur ini. Penggunaan labu kuning beserta pucuknya menjadi ciri khas sayur ini. Kadang di pucuk daunnya ada bakal buah yang masih kecil, dan biasanya itu dimasukkan juga ke dalam sayur. Jadi ingat waktu saya lagi kecil, justru bakal buahnya itu yang jadi rebutan. Soalnya jarang-jarang ada bakal buah di dalam sayur 😁
Sayur ini rasanya cenderung manis, gurih, dan segar. Biasanya paling sering disajikan bersama ikan bakar dan aneka sambal khas Kutai.
Hari ini adalah hari membahagiakan dan penuh syukur karena akhirnya bisa ketemu adek @nevisutio dan papah walaupun cuma sebentar 😇😍 Semoga adek dan papah selalu sehat, bahagia, dijauhkan dari segala macam penyakit dan keburukan 🙏🏻🥰
#BALONChallenge
#LabuanHati
#Minggu9
#GenerasiAprontis
#Minggu31
#KETiMuz
#BamasakBaimbai
#OlahanLabu
#Cookpad_id
#Cookpadcommunity_id
#CookpadCommunity_Borneo
#CookpadCommunity_KALSEL
#CookpadCommunity_Banjarbaru
#Ganangrassa
Cara Membuat
- 1
Siapkan semua bahan.
📌 Untuk resep ini labu yang digunakan adalah labu yang tua.
- 2
Potong-potong pucuk labu seukuran panjang jari kelingking sambil ditarik kulit ari / kulit luarnya seperti membersihkan bayam atau buncis. Ambil batang yang muda saja. Jika ada bakal buah bisa dimasak juga.
📌 Kulit ari / kulit luar dibuang supaya tidak menimbulkan gatal di tenggorokan ketika dikonsumsi dan supaya bumbu lebih cepat meresap ke dalam pucuk labu.
- 3
Pisahkan bagian batang dan daunnya. Sisihkan.
- 4
Ini penampakan kulit ari / kulit luar dari batang pucuk labu yang tidak digunakan.
- 5
Ini penampakan bagian batang yang keras dan tidak digunakan.
- 6
Potong-potong labu, iris memanjang cabai merah besar, dan iris tipis bawang merah. Sisihkan.
- 7
Didihkan air, masukkan potongan labu lalu masak hingga setengah empuk.
- 8
Masukkan bagian batang pucuk labu, cabai merah besar, dan bawang merah. Tutup panci / wajan sebentar. Lalu aduk balik perlahan supaya labu tidak hancur. Tutup lagi panci / wajan sebentar hingga batang pucuk labu sedikit layu.
- 9
Tuang santan. Biarkan mendidih sebentar sambil diaduk agar santan tidak pecah.
- 10
Masukkan gula pasir, garam, dan penyedap rasa. Aduk sebentar. Tes rasa.
- 11
Terakhir masukkan bagian daun pucuk labu. Masak sebentar hingga daun sedikit layu dan matang, tapi jangan terlalu layu.
- 12
Jika sudah matang, matikan kompor.
- 13
Siap disajikan.
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya

























Komentar (5)
Doa yg sama gesan kakak dan laki kakak 🙏🙏🙏Makasih kak sdh dtg menjanguk pa2h 🙏🙏🙏
Jauh2 dtg dari banjar baru 👍👍👍
Semoga Tuhan mebalas kebaikan hati kakak dan laki kakak Amin 🙏🙏🙏