Pastel Renyah Keluarga

Resep pastel turun temurun dari uyut saya, rasanya lebih renyah dan ringan. Isian bisa disesuaikan selera ya.
Pastel Renyah Keluarga
Resep pastel turun temurun dari uyut saya, rasanya lebih renyah dan ringan. Isian bisa disesuaikan selera ya.
Cara Membuat
- 1
Buat isian pastel. Haluskan bawang merah, bawang putih. Tuang minyak dalam wajan panaskan, tumis bawang yg sudah dihaluskan bersama daging ayam cincang. Tumis sampai kecoklatan.
- 2
Masukan kentang, wortel ke dalam tumisan diatas. Masak sampai layu/empuk.
- 3
Masukan bihun yg sudah direbus, aduk2 hingga merata. Bumbui dengan ladaku, garam, kaldu bubuk. Uji rasa, sesuai selera. Lalu diamkan (dinginkan, sy tarus di kulkas supaya cepat)
- 4
Buat kulit pastel. Siapkan wadah (baskom), masukan terigu, mentega, minyak, garam, gula, air. Uleni sampai merata dan kalis. Istirahatkan 15-30 mnt.
- 5
Setelah didiamkan, bagi adonan menjadi 6 (sedikit2 supaya mudah dalam menggiling). Lalu giling menggunakan penggilingan hingga rata dan tipis/sesuai selera ketebalannya. (Saya Pakai alat gilingan sampai no.4).
- 6
Lalu gunakan cetakan bundar (saya pakai gelas plastik), lakukan sampai adonan habis. Tabur terigu tipis2 di nampan untuk letakan kulit yg sudah di cetak bundar.
- 7
Taburkan terigu di nampan, lalu mulai mengisi adonan dengan 1 sdm isian yg sudah dingin (jangan yg masih panas), tutup menjadi setengah lingkaran. Dan pipihkan pinggirnya (supaya mudah membuat pinggiran yg cantik)
- 8
Mulai dari kanan, cubit pipih ujung setengah lingkaran, tekuk keatas, lalu geser sedikit ke atas dan cubit lagi. Seterusnya sampai melengkung ke sisi kiri. Lakukan sampai selesai seluruh adonan.
- 9
Goreng dengan minyak banyak dan panas, gunakan api kecil-sedang. Goreng perlahan hingga kecoklatan.
- 10
Tips: jika ingin disimpan, goreng setengah matang atau hanya sampai kekuningan sedikit. Terus bisa simpan di wadah tertutup, simpan di kulkas atau di freezer. Kalao mau di konsumsi, tinggal digoreng sampe kecoklatan/di oven.
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya






Komentar