Coffee Bun / Mexican Bun / Rotiboy Homemade

Sebetulnya bikin coffee bun ini pas long weekend kemarin, tapi baru sempat posting hari ini. Suamiku itu paling gak mau ngajak istrinya jalan-jalan kalau long weekend. Katanya malas sama macet dan crowd-nya, mau ke area wisata pasti penuh, mau ke mall pasti penuh juga soalnya orang yang gak pergi ke area wisata pasti perginya ke mall, yang ada capek di jalan, cuma buang-buang tenaga sama bensin aja. Suamiku itu emang paling gak tahan sama macet. Kalau macet pasti nyetirnya sambil menggerutu, dan saya yang duduk di sampingnya jadi deg-degan kalau dia nyetirnya sambil menggerutu gitu. Katanya kalau long weekend mending di rumah aja, nonton film favorit sambil selonjoran, masak, bikin cemilan, pokoknya quality time berduaan deh 😘. Kalau mau liburan, Suamiku lebih suka pas weekday, ambil cuti atau ijin KDR (kerja dari rumah) atau pas bukan waktu liburan. Area wisata ataupun mall pun cendrung sepi dan yang pasti gak perlu bermacet-macetan di jalan 😉.
Udah ah ceritanya kepanjangan, mending cuss bikin... 😂😂😂
Coffee Bun / Mexican Bun / Rotiboy Homemade
Sebetulnya bikin coffee bun ini pas long weekend kemarin, tapi baru sempat posting hari ini. Suamiku itu paling gak mau ngajak istrinya jalan-jalan kalau long weekend. Katanya malas sama macet dan crowd-nya, mau ke area wisata pasti penuh, mau ke mall pasti penuh juga soalnya orang yang gak pergi ke area wisata pasti perginya ke mall, yang ada capek di jalan, cuma buang-buang tenaga sama bensin aja. Suamiku itu emang paling gak tahan sama macet. Kalau macet pasti nyetirnya sambil menggerutu, dan saya yang duduk di sampingnya jadi deg-degan kalau dia nyetirnya sambil menggerutu gitu. Katanya kalau long weekend mending di rumah aja, nonton film favorit sambil selonjoran, masak, bikin cemilan, pokoknya quality time berduaan deh 😘. Kalau mau liburan, Suamiku lebih suka pas weekday, ambil cuti atau ijin KDR (kerja dari rumah) atau pas bukan waktu liburan. Area wisata ataupun mall pun cendrung sepi dan yang pasti gak perlu bermacet-macetan di jalan 😉.
Udah ah ceritanya kepanjangan, mending cuss bikin... 😂😂😂
Cara Membuat
- 1
Pertama buat bahan biang terlebih dahulu. Panaskan susu dan gula pasir hingga hangat. Aduk hingga gula larut, matikan api. Masukkan kuning telur. Aduk hingga bercampur rata. Pastikan cairan hanya hangat-hangat kuku saja, lalu masukkan ragi instan. Aduk kembali hingga ragi tercampur rata. Diamkan sejenak hingga cairan mengental dan berbusa (kurang lebih 10 menit).
- 2
Setelah bahan biang siap, masukkan ke dalam campuran tepung terigu, garam, dan air perasan jeruk nipis, lalu uleni hingga adonan setengah kalis. Tambahkan butter / margarine, lalu uleni hingga kalis. Setelah adonan kalis, istirahatkan adonan, tutup wadah dengan lap basah hangat hingga adonan mengembang 2x lipat selama kurang lebih 30 menit (*proofing ke-1).
- 3
Sementara menunggu adonan mengembang, buat isian / fillingnya dengan cara mencampurkan butter / margarine dengan keju cheddar yang telah diparut, kemudian masukkan dalam kantong plastik segi empat (ukuran 1 kg). Padatkan dan pipihkan, lalu masukkan ke dalam freezer agar membeku. *Notes : untuk hasil yang lebih baik, gunakan cheese spread / keju oles (suhu ruang) agar butter / margarine dan kejunya dapat menyatu dengan sempurna.
- 4
Kemudian buat coffee toppingnya. Campur semua bahan untuk membuat coffee toppingnya dalam wadah lalu kocok dengan menggunakan mixer hingga mengembang lalu masukkan ke dalam piping bag. Sementara menunggu adonan roti siap dipanggang, masukkan coffee topping ke dalam lemari es.
- 5
Setelah adonan roti mengembang, kempiskan adonan. Potong dan timbang adonan @ 50 gram (kalau saya @ 55-56 gram, jadi 18 buah, biar pas jadi 2 loyang @ 9 buah perloyang) lalu bulatkan (*moulding), kemudian istirahatkan kembali selama 10-20 menit (proofing ke-2).
- 6
Setelah bahan isian membeku, potong-potong menjadi 20 bagian.
- 7
Kempiskan adonan, berikan isian / fillingnya lalu bulatkan. Susun adonan di atas loyang yang telah diolesi butter / margarine atau disemprot cooking spray, kemudian istirahatkan kembali selama kurang lebih 20-30 menit (proofing ke-3 / final proofing).
- 8
Setelah adonan mengembang kembali, berikan coffee toppingnya. Gunting bagian ujung piping bag kira-kira 3-5 mm dan berikan coffee topping dengan bentuk melingkar di atas adonan yang telah mengembang tadi. Buat lingkaran yang rapat agar coffee toppingnya gak bolong-bolong kalau sudah matang nanti.
- 9
Setelah diberikan coffee topping, panggang roti dalam oven yang telah dipanaskan sebelumnya pada suhu 180°C selama 15-20 menit. Sesuaikan suhu dengan oven masing-masing ya, karena beda oven beda juga karakteristik panasnya.
- 10
Setelah matang, angkat dan dinginkan roti di atas cooling rack. Paling enak dinikmati setelah 10 menit kaluar dari oven, karena topping coffeenya sudah mengeras tapi rotinya masih hangat.
- 11
Pastikan roti sudah benar-benar dingin jika ingin menyimpannya. Simpan dalam wadah kedap udara lalu masukkan dalam lemari es. Panaskan kembali dalam oven selama 5-10 menit sebelum menyajikannya kembali.
- 12
Note : Untuk kopi instan, sebaiknya gunakan kopi instan original agar aroma coffee toppingnya mantap. Kalau saya pakai yg ada di rumah soalnya gak punya kopi instan original dan malas pergi beli 😁. Saya pakai kopi instan 3 in 1 dari Vietnam soalnya aroma kopinya kuat banget dibanding kopi instan 3 in 1 merk lokal (soalnya di rumah cuma ada itu sama Good Day 😁). Bagi yang pakai kopi instan 3 in 1, jangan lupa menambahkan pasta moka ya, supaya aroma coffee toppingnya mantap 😉.
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya











Komentar