Earl Grey Chiffon Cake

Saya sebenernya tidak terlalu suka cake, terutama yg manis-manis dan berat, tapi tidak dgn chiffon cake 😆menurut saya chiffon itu cake paling enak, ringan, kempus-kempus, moist pula... padahal tipikal cake moist macam ogura saya juga kurang suka (🙈duh bawel ya banyak maunya wkwkwkwk).
Berikut ini resep chiffon cake yg saya dapat dari blog justonecookbook.com dengan sedikit modifikasi.
Resep hanya pakai 3 butir telur ukuran besar (kalo ditimbang berat perbutir sekitar 70 gr).
Ohiya berdasarkan resep asli, daun teh yg digunakan adalah tea leaves yaitu daun teh kering yg masih berbentuk serpihan agak besar yg kemudian dihaluskan menggunakan food processor atau coffee grinder, tapi karena kebetulan saya hanya punya stok Earl Grey yg berbentuk tea bag, so okelah gak perlu dihaluskan lagi karena tea bag isinya sudah berupa powder kasar 😁.
Untuk adonan Putih Telur agar adonan lebih kokoh saya menggunakan Japanese Method, yaitu didinginkan dahulu di kulkas (chiller), jadi tidak memakai air lemon atau cream of tar tar.
Sedangkan bahan-bahan yg lainnya suhu ruang.
Source: justonecookbook.com
Earl Grey Chiffon Cake
Saya sebenernya tidak terlalu suka cake, terutama yg manis-manis dan berat, tapi tidak dgn chiffon cake 😆menurut saya chiffon itu cake paling enak, ringan, kempus-kempus, moist pula... padahal tipikal cake moist macam ogura saya juga kurang suka (🙈duh bawel ya banyak maunya wkwkwkwk).
Berikut ini resep chiffon cake yg saya dapat dari blog justonecookbook.com dengan sedikit modifikasi.
Resep hanya pakai 3 butir telur ukuran besar (kalo ditimbang berat perbutir sekitar 70 gr).
Ohiya berdasarkan resep asli, daun teh yg digunakan adalah tea leaves yaitu daun teh kering yg masih berbentuk serpihan agak besar yg kemudian dihaluskan menggunakan food processor atau coffee grinder, tapi karena kebetulan saya hanya punya stok Earl Grey yg berbentuk tea bag, so okelah gak perlu dihaluskan lagi karena tea bag isinya sudah berupa powder kasar 😁.
Untuk adonan Putih Telur agar adonan lebih kokoh saya menggunakan Japanese Method, yaitu didinginkan dahulu di kulkas (chiller), jadi tidak memakai air lemon atau cream of tar tar.
Sedangkan bahan-bahan yg lainnya suhu ruang.
Source: justonecookbook.com
Cara Membuat
- 1
Siapkan dulu Earl Grey Mixture, daun teh diseduh air panas, diamkan sampai dingin. Kemudian ambil 60 ml, sisihkan. (Sy pakai 1 tea bag).
- 2
Siapkan semua bahan dan preheat oven suhu 160°C.
- 3
Sementara menyiapkan bahan dan proses yg lain, putih telur saya simpan di kulkas dulu (chiller, bukan freezer) agar dingin.
- 4
Dengan menggunakan whisk kocok kuning telur & gula. Kocok sampai halus dan rata, tidak perlu sampai mengembang.
- 5
Masukkan minyak, aduk rata. Minyak boleh pakai jenis apapun, tapi sebaiknya pakai minyak yg lebih sehat seperti canola oil, corn oil, dll. Saya pakai corn oil.
- 6
Masukkan air seduhan teh (60 ml) yg sudah dingin, aduk rata.
- 7
Masukkan daun teh Earl Grey yg sudah dihaluskan. (Saya pakai 1 tea bag, isinya sudah halus seperti di foto, jadi tidak perlu menghaluskan lg)
- 8
Masukkan tepung terigu & BP dengan diayak, aduk rata. Sisihkan.
- 9
Keluarkan putih telur dr kulkas, kocok dengan mixer kecepatan sedang-tinggi, jika sudah berbuih masukkan gula 1/3 bagian sekali masuk, beri jeda agar tercampur rata, dan lakukan sampai habis. Sebentar-sebentar dicek ya konsistensi adonannya.... Hentikan mixer jika adonan meringue sudah mendekati stiff peak, jangan kebablasan overmix krn nanti adonan pecah susah tercampur atau malah jd mencair.
- 10
Masukkan 1/3 bagian adonan meringue kedalam adonan kuning telur, aduk lipat perlahan dengan spatula sampai rata. Ulangi lakukan 1/3 bagian berikutnya, dan sampai habis.
- 11
Jangan overmix dan jgn terlalu cepat mengaduknya, nanti adonan bisa collaps dan jadi encer. Adonan finalnya nanti kental berjejak jika dituang (ribbon stage). Punya saya lebih kental lagi 😁 semakin kental aman dr kebocoran loyang.
- 12
Tuang ke dalam loyang tulban bongkar pasang, saya pakai loyang diameter 18 cm.
- 13
Rapikan permukaannya, hentakkan loyang bbrp kali untuk mengeluarkan gelembung udara yg terjebak di dalamnya. Atau bisa jg dengan ditusukkan tusukan sate diputar-putar pelan. Hanya saja adonan saya kental sekali & kelewatan keluarin air bubblenya pakai tusuk sate 🙈 jdnya ada bbrp rongga udara yg gede-gede wkwkwkwk
- 14
Panggang di suhu 160°C, selama 40-60 menit, busa kurang bisa lebih. Selalu cek adonan apakah sudah matang & kering bagian atas cake.
- 15
Suhu oven bervariasi, sesuaikan dgn oven masing2. Contohnya oven saya belakangan ini agak aneh... Saya pakai oven Signora Luxia api bawah 160°C, api atas 100°C pada tengah-tengah memanggang suhunya suka naik-turun drastis 😅 jd kipas sy nyalakan sebentar agar suhunya turun dan stabil, kemudian matikan kipasnya. Pesan moralnya, setiap oven behaviournya beda-beda 🙈😆
- 16
Jika sudah matang, keluarkan dari oven dan segera telungkupkan menghadap bawah. Tunggu sampai benar-benar dingin baru dikeluarkan dari loyang.
- 17
Jika suka taburi atasnya dengan gula halus, karena taste Earl Grey ini teh banget, dan agak ada sepet-sepetnya jadi menurut saya pas banget deh kalo ditaburin gula halus diatasnya.
- 18
So fluffy, airy & moist! 😋💕
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya























Komentar