Tempe Bacem

Pertama kali mengenal menu ini adalah ketika saya nyantri di YPRU Guyangan.. ternyata lama ga sowan membuat saya kangen sampe ke makanannya. Rasa rindu ini sebenarnya digiring oleh proses adaptasi saya jadi #Anakrantau setelah ikut suami ke daerah rantau, Tangerang Selatan. Ketika pergi ke pasar, tempe yang dijual tidak bisa dipotong seperti ketika saya di kampung Jombang. Beberapa kali mubadzir, akhirnya teringat tempe bacem.
Muter muter belanja dan lihat uang di genggaman #Tinggal10ribu, saya kemudian mampir ke penjual tempe karena memang tempatnya dekat tempat parkir, sengaja saya membelinya di akhir sebelum pulang setelah belanja semua kebutuhan yang lain.
Semoga sesuai dengan cita rasa aslinya.
Tempe Bacem
Pertama kali mengenal menu ini adalah ketika saya nyantri di YPRU Guyangan.. ternyata lama ga sowan membuat saya kangen sampe ke makanannya. Rasa rindu ini sebenarnya digiring oleh proses adaptasi saya jadi #Anakrantau setelah ikut suami ke daerah rantau, Tangerang Selatan. Ketika pergi ke pasar, tempe yang dijual tidak bisa dipotong seperti ketika saya di kampung Jombang. Beberapa kali mubadzir, akhirnya teringat tempe bacem.
Muter muter belanja dan lihat uang di genggaman #Tinggal10ribu, saya kemudian mampir ke penjual tempe karena memang tempatnya dekat tempat parkir, sengaja saya membelinya di akhir sebelum pulang setelah belanja semua kebutuhan yang lain.
Semoga sesuai dengan cita rasa aslinya.
Cara Membuat
- 1
Haluskan bawang, kemiri dan ketumbar. Geprek lengkuas. Tumis hingga harum bersama dengan daun salam
- 2
Masukkan gula Jawa, kecap dan asam Jawa bersamaan dengan air. Masukkan tempe, tambahkan air hingga tempe tenggelam.
- 3
Tambahkan kecap. Tambahkan cabe jika ingin pedas. Tunggu mendidih dan tempe menjadi empuk. Bolak balik tempe beberapa saat agar matang secara merata.
- 4
Masak hingga airnya surut.
- 5
Tempe bacem siap disajikan
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya




Komentar