Tongseng Ayam

Dilansir dari VIVA, asal muasal tongseng adalah berasal dari kedatangan para pedagang asal Timur Tengah pada abad ke-18 sampai 19 yang datang ke Indonesia. Kedatangan para pedagang itu tidak lain untuk pertukaran budaya antara pedagang asing dengan penduduk lokal.
Berabad kemudian di daerah Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jogja, berbagai hidangan olahan kambing mulai populer di Indonesia. Hal ini disebabkan banyaknya daerah yang menjadi penghasil kambing. Yang menjadi hidangan pertama dari olahan daging kambing tersebut adalah sate daging atau hati.
Setelah itu jeroan dan tulang kemudian dimasak menggunakan rempah dan santan, sehingga menghasilkan hidangan yang diberi nama gule atau gulai. Lalu, saat pabrik gula pasir, gula merah, dan kecap mulai bermunculan, masyarakat selatan Jawa mulai meracik menu baru dengan cara mengoseng daging kambing yang dipadukan dengan kecap.
Dalam mengolah menu baru tersebut, masyarakat mulai menambahkan Irisan tomat dan kubis untuk menambah kesegaran. Menu inilah yang kini dikenal dengan nama Tongseng.
Perpaduan rasa rempah Jawa yang khas dengan manis legitnya kecap, berpadu dengan empuknya ayam, renyahnya daun kol dan rasa pedas dari cabai. Komplit. Love. 🤍🤍🤍
Kitchen hack: gunakan daging paha atas yang dipotong kecil, untung mendapatkan rasa tongseng yang mantap. ❤️❤️❤️
#SiapMasukKalender
#AnekaHidanganNusantara
#AnekaIdeBakulan
#CookpadCommunity_Yogyakarta
#memasakdengancinta
#masakituibadah
Tongseng Ayam
Dilansir dari VIVA, asal muasal tongseng adalah berasal dari kedatangan para pedagang asal Timur Tengah pada abad ke-18 sampai 19 yang datang ke Indonesia. Kedatangan para pedagang itu tidak lain untuk pertukaran budaya antara pedagang asing dengan penduduk lokal.
Berabad kemudian di daerah Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jogja, berbagai hidangan olahan kambing mulai populer di Indonesia. Hal ini disebabkan banyaknya daerah yang menjadi penghasil kambing. Yang menjadi hidangan pertama dari olahan daging kambing tersebut adalah sate daging atau hati.
Setelah itu jeroan dan tulang kemudian dimasak menggunakan rempah dan santan, sehingga menghasilkan hidangan yang diberi nama gule atau gulai. Lalu, saat pabrik gula pasir, gula merah, dan kecap mulai bermunculan, masyarakat selatan Jawa mulai meracik menu baru dengan cara mengoseng daging kambing yang dipadukan dengan kecap.
Dalam mengolah menu baru tersebut, masyarakat mulai menambahkan Irisan tomat dan kubis untuk menambah kesegaran. Menu inilah yang kini dikenal dengan nama Tongseng.
Perpaduan rasa rempah Jawa yang khas dengan manis legitnya kecap, berpadu dengan empuknya ayam, renyahnya daun kol dan rasa pedas dari cabai. Komplit. Love. 🤍🤍🤍
Kitchen hack: gunakan daging paha atas yang dipotong kecil, untung mendapatkan rasa tongseng yang mantap. ❤️❤️❤️
#SiapMasukKalender
#AnekaHidanganNusantara
#AnekaIdeBakulan
#CookpadCommunity_Yogyakarta
#memasakdengancinta
#masakituibadah
Cara Membuat
- 1
Siapkan bahan-bahan. Awali dengan membaca basmalah, sholawat dan berdoa.
- 2
Didihkan air, masukkan ayam dengan 2 lembar daun salam. Masak selama 3 menit. Buang airnya. Sisihkan.
- 3
Tumis bumbu halus sampai harum, masukkan daun salam, daun jeruk, lengkuas dan serai. Tumis sampai harum dan matang.
- 4
Masukkan ayam, tumis sebentar sampai tercampur dengan bumbu dan sedikit berair.
- 5
Tambahkan air, bumbui dengan garam, gula, lada bubuk dan kecap manis. Masak sampai daging hampir empuk. Koreksi rasa.
- 6
Masukkan potongan daun kol dan cabai utuh, masak sebentar. Sesaat sebelum mematikan api, masukkan irisan daun bawang dan tomat. Aduk rata.
- 7
Sajikan dengan taburan bawang goreng. 🤍
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya




Komentar