Tongseng Kambing Solo (tanpa santan)

Selamat Hari Ibu ❤️
Kangen suara ibuk, ya telepon..
Kangen masakan ibuk, ya telepon juga 😬.
Meski gabisa ngerasain masakan ibuk langsung, setidaknya yah telepon mintak resepnya. Dengan resep yang sama, kalau aku yang masak entah rasanya jadi ga ngalor ga ngidul 😅. Lah beda tangan beda pula hasil akhirnya.
Kebetulan di freezer masih ada stok daging kambEng, kapan hari si kambEng sudah dibikin sate juga gule. Jadi kepikiran pingin dimasak tongseng kayak yang dibikin ibuk.
Ok deh kali ini aku rada niat nih trial mau bikin tongseng, karena masak pakek bumbu rempah itu bukan aku banget 😁. Lalu aku telepon deh minta resep ke ibuk, dengan percakapan yang kesana kemari, sedikit ghibah juga wkwkwk, ah maafkan kami ya Allah 🙏🏻.
Eh ini ganyambung sama tagar surat untuk ibu ya, wkwkwk
Udah ah langsung eksekusi aja, tanpa aku ubah² perbumbuannya karena aku manut. Hanya saja para bumbu halus, aku sangrai dulu sebelum aku uleg (kecuali gula merah loh ya). Kan jadinya si bumbu rada empuk gitu, ketumbar sama kemiri teksturnya jadi kress, jadi ngulegnya rada gampang. Kalau ibuk biasanya langsung uleg ajah. Pakek teknik yang mana saja sih menurut lidahku enak semua 😬 gitu ajah.
Tongseng Kambing Solo (tanpa santan)
Selamat Hari Ibu ❤️
Kangen suara ibuk, ya telepon..
Kangen masakan ibuk, ya telepon juga 😬.
Meski gabisa ngerasain masakan ibuk langsung, setidaknya yah telepon mintak resepnya. Dengan resep yang sama, kalau aku yang masak entah rasanya jadi ga ngalor ga ngidul 😅. Lah beda tangan beda pula hasil akhirnya.
Kebetulan di freezer masih ada stok daging kambEng, kapan hari si kambEng sudah dibikin sate juga gule. Jadi kepikiran pingin dimasak tongseng kayak yang dibikin ibuk.
Ok deh kali ini aku rada niat nih trial mau bikin tongseng, karena masak pakek bumbu rempah itu bukan aku banget 😁. Lalu aku telepon deh minta resep ke ibuk, dengan percakapan yang kesana kemari, sedikit ghibah juga wkwkwk, ah maafkan kami ya Allah 🙏🏻.
Eh ini ganyambung sama tagar surat untuk ibu ya, wkwkwk
Udah ah langsung eksekusi aja, tanpa aku ubah² perbumbuannya karena aku manut. Hanya saja para bumbu halus, aku sangrai dulu sebelum aku uleg (kecuali gula merah loh ya). Kan jadinya si bumbu rada empuk gitu, ketumbar sama kemiri teksturnya jadi kress, jadi ngulegnya rada gampang. Kalau ibuk biasanya langsung uleg ajah. Pakek teknik yang mana saja sih menurut lidahku enak semua 😬 gitu ajah.
Cara Membuat
- 1
Siapkan bahan.
Potong² kubis, tomat dan daun bawang. - 2
Didihkan air, masukkan daun salam dan daging. Rebus selama 3 menit, buang airnya.
Ganti air, rebus lagi selama ±15 menit. Buang airnya beserta daun salamnya, sisihkan. - 3
Sangrai bumbu halus, kecuali gula merah. Setelah itu uleg beserta gula merahnya. Panaskan minyak goreng, tumis bumbu hingga mengeluarkan aroma khas masakan. Masukkan daging lalu tuangkan air, aduk rata.
- 4
Masukkan bumbu cemplung (bahasa jowone) 😬. Aduk rata dan tes rasa. Kalau dirasa kurang sesuatu ya silahkan ditambahi sendiri sesuaikan selera 🙏🏻. Ini aku masak ±20 menit dengan api kecil agar bumbu meresap.
- 5
Kemudian si kubis masuk, aduk² hingga kubis setengah matang (±2 menit). Matikan kompor.
Masukkan ½ bagian dari daun bawang, tomat dan bawang merah goreng, aduk rata dan matikan kompor.
Tata dalam wadah/mangkok, taburi dengan sisa tomat, daun bawang, dan bawang merah goreng.
Hidangkan.
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya

















Komentar