Kaldu Kokot Madura

#DapurPerempuanHebat
#CookpadApron2026
Tidak semua perempuan punya tempat untuk bersandar, tapi mereka selalu menemukan cara untuk tidak tumbang.
Perihal kehilangan sudah menjadi bagian dalam keseharian perempuan ini. Dalam waktu 1,5 tahun dengan 4 kali kehilangan orang² tersayang dalam hidup, bukan hal yang mudah untuk bisa kembali berdiri tegak tanpa terhuyung, kembali berjalan tanpa terjatuh. Berhentilah berperang dengan kenyataan.Terimalah bahwa ada hal-hal yang memang tidak bisa kita kendalikan.Dan disanalah letak ketenangan yang sesungguhnya.
Tuhan,..tolong sembuhkan bagian dari diriku yang tidak bisa aku diskusikan dengan siapapun. Jika situasinya tidak bisa diubah, maka ubahlah perasaanku menjadi ikhlas seikhlas ikhlasnya. ~
Kaldu Kokot Madura ini menjadi salah satu kuliner kenangan saat masa kecil, duduk diatas pagar rumah nunggu bok kokot lewat. Menikmati pagi dengan aroma rumput basah, selokan dengan ikan cetulnya.
Melihat aktifitas lalu lalang kendaraan yang selalu sibuk, samping kanan ada rumah sakit, depan rumah ada gereja dan pasar, belakang rumah komplek AAL dan SMP, 100 m kekiri TK dan SD,riuh rasanya, tapi sangat nyaman khas perkotaan.
Dan yang selalu teringat dalam kenangan, pertanyaan mbah selalu sama " doyan ta kokot ..?" Padahal setiap hari selalu beli. Mbah ..sekarang aku bisa bikin sendiri, kokot yang selalu ditanyakan mbah, Dan suapan pertama saat kusantap,.tak terasa air mata mengalir. Tau kan rasanya makan sambil nangis ? Sakit bangat ..
Kaldu Kokot Madura
#DapurPerempuanHebat
#CookpadApron2026
Tidak semua perempuan punya tempat untuk bersandar, tapi mereka selalu menemukan cara untuk tidak tumbang.
Perihal kehilangan sudah menjadi bagian dalam keseharian perempuan ini. Dalam waktu 1,5 tahun dengan 4 kali kehilangan orang² tersayang dalam hidup, bukan hal yang mudah untuk bisa kembali berdiri tegak tanpa terhuyung, kembali berjalan tanpa terjatuh. Berhentilah berperang dengan kenyataan.Terimalah bahwa ada hal-hal yang memang tidak bisa kita kendalikan.Dan disanalah letak ketenangan yang sesungguhnya.
Tuhan,..tolong sembuhkan bagian dari diriku yang tidak bisa aku diskusikan dengan siapapun. Jika situasinya tidak bisa diubah, maka ubahlah perasaanku menjadi ikhlas seikhlas ikhlasnya. ~
Kaldu Kokot Madura ini menjadi salah satu kuliner kenangan saat masa kecil, duduk diatas pagar rumah nunggu bok kokot lewat. Menikmati pagi dengan aroma rumput basah, selokan dengan ikan cetulnya.
Melihat aktifitas lalu lalang kendaraan yang selalu sibuk, samping kanan ada rumah sakit, depan rumah ada gereja dan pasar, belakang rumah komplek AAL dan SMP, 100 m kekiri TK dan SD,riuh rasanya, tapi sangat nyaman khas perkotaan.
Dan yang selalu teringat dalam kenangan, pertanyaan mbah selalu sama " doyan ta kokot ..?" Padahal setiap hari selalu beli. Mbah ..sekarang aku bisa bikin sendiri, kokot yang selalu ditanyakan mbah, Dan suapan pertama saat kusantap,.tak terasa air mata mengalir. Tau kan rasanya makan sambil nangis ? Sakit bangat ..
Cara Membuat
- 1
Rebus kacang hijau hingga lunak, tiriskan.siapkan bumbu kemudian haluskan
- 2
Rebus air hingga mendidih, potong² daging kemudian masukkan tulangan dan daging pada air rebusan. Masak hingga empuk kurang lebih 30 menit.
- 3
Tumis bumbu yang sudah dihaluskan, tambahkan bombay dan daun bawang. Tumis hingga harum kemudian masukkan pada rebusan daging
- 4
Masukkan kacang hijau yang sudah direbus, garam dan kaldu. Masak hingga mendidih dan matang.
Tips
Resep kokot ini biasanya menggunakan kaki sapi atau kikil, karena agak susah untuk mendapatkan kaki sapi jadi bisa divariasikan dengan daging, tetelan, tulangan atau bahkan sandung lamur untuk mendapatkan kuah yang ngaldu banget.
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya















Komentar