Gulai Pedas Daun Singkong

Siapa yg ngga suka olahan daun singkong??!! Jangan baca resepnya ya! ^^ Waktu kecil aku ini termasuk anak yang amat sangat anti sayur, meskipun itu cuma seledri seujung kuku. Pada hal ibuku dulu tiap pagi jualan aneka sayur gitu. Tapi anaknya sayur ngga doyan, daging apa lagi,, sampe segede skrang pun anti banget sama daging-dagingan. Makan cuma tahu, tempe, tahu, tempe, jengkol. ^^ hiihii.. Telur jg cuma sesekali. Poko'nya ngga trlalu suka makanan yg ada amis-amisnya gitu. ^^
Nah, seiring berjalannya waktu, menginjak usia remaja aku sempat skitar 3-4 tahun ikut ortuku transmigrasi ke Sumatra Selatan. Di sana halaman luas, ortuku banyak nanam singkong. Dan hampir tiap minggu pasti ibuku masak daun singkong. Mungkin karena tinggal petik yach! Skali masak banyak bngeetz! Sampe sepanci besar penuh. Dianget-angetin untuk besok-besok lagi, tetep masih enak. Karena di masak pake tungku. Mau ngga mau, mulailah aku doyan sayur. Dan ini adalah sayur kedua yg jadi kegemaranku., yg pertama 'Jengkol' ^^. Gulai Daun Singkong. Sekedar share aja, barangkali ada yang belum tau resepnya. Ini yg biasa ibuku buat dulu, tapi mohon maaf jika ada kesamaan. Karena bukan suatu kesengajaan. ^_^
Gulai Pedas Daun Singkong
Siapa yg ngga suka olahan daun singkong??!! Jangan baca resepnya ya! ^^ Waktu kecil aku ini termasuk anak yang amat sangat anti sayur, meskipun itu cuma seledri seujung kuku. Pada hal ibuku dulu tiap pagi jualan aneka sayur gitu. Tapi anaknya sayur ngga doyan, daging apa lagi,, sampe segede skrang pun anti banget sama daging-dagingan. Makan cuma tahu, tempe, tahu, tempe, jengkol. ^^ hiihii.. Telur jg cuma sesekali. Poko'nya ngga trlalu suka makanan yg ada amis-amisnya gitu. ^^
Nah, seiring berjalannya waktu, menginjak usia remaja aku sempat skitar 3-4 tahun ikut ortuku transmigrasi ke Sumatra Selatan. Di sana halaman luas, ortuku banyak nanam singkong. Dan hampir tiap minggu pasti ibuku masak daun singkong. Mungkin karena tinggal petik yach! Skali masak banyak bngeetz! Sampe sepanci besar penuh. Dianget-angetin untuk besok-besok lagi, tetep masih enak. Karena di masak pake tungku. Mau ngga mau, mulailah aku doyan sayur. Dan ini adalah sayur kedua yg jadi kegemaranku., yg pertama 'Jengkol' ^^. Gulai Daun Singkong. Sekedar share aja, barangkali ada yang belum tau resepnya. Ini yg biasa ibuku buat dulu, tapi mohon maaf jika ada kesamaan. Karena bukan suatu kesengajaan. ^_^
Cara Membuat
- 1
Petiki daun singkong muda, cuci bersih dan rebus dengan menambahkan sedikit garam. Tunggu hingga hampir lunak, peras, kemudian iris-iris lembut. Sisihkan!
- 2
Haluskan bawang putih, bawang merah, cabai rawit, kunyit, ketumbar, jintan, merica, dan kemiri.
Iris cabai merah besar, cabai hijau dan tomat sesuai selera.
Jahe, lengkuas, dan serai digeprek. - 3
Panaskan sedikit minyak, tumis bumbu halus. Masukan daun salam, daun jeruk, serai, jahe dan lengkuas. Tuangi air secukupnya. Tunggu mendidih.
- 4
Setelah mendidih masukan daun singkong. Beri garam dan gula sesuai selera. Tunggu mendidih lagi, masukan tomat dan cabai yang diiris. Kecilkan api, masukan santan sambil diaduk rata.
Matikan kompor. - 5
Sajikan dengan nasi! ^^
Ini sebenernya ada campuran wortelnya. Tapi cuma 1 buah, dipotong dadu kecil-kecil sebagai kombinasi dan pelengkap vitamin. ^^
Ngga pakai jga ngga pa'pa. Atau mau dikombinasikan dengan sayur yg lain jg bisa. Selain wortel, kadang juga aku campur sama terong, buncis, tahu, lengkap deh.
Sesuaikan selera aja ya! ^_^ semoga mmbantu. Dan lagi untuk yang ngga suka pedas, cabai bisa dikurangi.
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya




Komentar