Serabi Kuah Kinca

Serabi sering disebut sebagai pancake versi Indonesia. Secara historis, kudapan ini sudah tercatat dalam Serat Centhini (abad ke-18) sebagai salah satu sajian tradisional masyarakat Jawa. Nama "Serabi" sendiri berasal dari kata bahasa Sunda "Sura" yang berarti besar, namun perkembangannya menyebar ke seluruh Nusantara dengan karakteristik lokal masing-masing. Teknik memasak menggunakan tungku tanah liat memberikan aroma smoky yang tidak bisa digantikan oleh alat masak modern.
Di Jawa, serabi kuah kinca melambangkan kerukunan dan kehangatan. Serabi yang berpori diibaratkan sebagai keterbukaan hati masyarakat, sementara kuah kinca yang manis dan kental melambangkan manisnya tali silaturahmi.
Serabi Kuah Kinca
Serabi sering disebut sebagai pancake versi Indonesia. Secara historis, kudapan ini sudah tercatat dalam Serat Centhini (abad ke-18) sebagai salah satu sajian tradisional masyarakat Jawa. Nama "Serabi" sendiri berasal dari kata bahasa Sunda "Sura" yang berarti besar, namun perkembangannya menyebar ke seluruh Nusantara dengan karakteristik lokal masing-masing. Teknik memasak menggunakan tungku tanah liat memberikan aroma smoky yang tidak bisa digantikan oleh alat masak modern.
Di Jawa, serabi kuah kinca melambangkan kerukunan dan kehangatan. Serabi yang berpori diibaratkan sebagai keterbukaan hati masyarakat, sementara kuah kinca yang manis dan kental melambangkan manisnya tali silaturahmi.
Cara Membuat
- 1
Campur tepung terigu, tepung beras, ragi instan, gula, dan garam dalam wadah besar. Masukkan telur, lalu tuang santan sedikit demi sedikit sambil diaduk dengan whisk hingga adonan licin dan tidak ada gerindil.
- 2
Masukkan baking powder, aduk rata. Tutup wadah dengan kain bersih dan diamkan selama 30–45 menit hingga adonan muncul gelembung-gelembung kecil di permukaannya.
- 3
Panaskan cetakan serabi atau wajan berukuran kecil. Olesi sedikit minyak (hanya untuk pertama kali). Tuang satu sendok sayur adonan.
- 4
Biarkan hingga muncul lubang-lubang kecil (pori-pori) di seluruh permukaan adonan. Jangan dibalik. Setelah permukaannya mengering dan bagian bawah kecokelatan, tutup sebentar agar matang sempurna, lalu angkat.
- 5
Rebus santan, gula merah, gula pasir, garam, dan pandan hingga mendidih. Masukkan larutan maizena untuk sedikit mengentalkan. Saring dan dinginkan.
- 6
Tata 2-3 buah serabi di dalam piring cekung atau mangkuk. Siram dengan kuah kinca dan masukkan irisan nangka di dalam kuahnya.
Tips
1. Pastikan santan dalam keadaan hangat kuku saat dicampur ke tepung. Jika terlalu panas, ragi akan mati, jika dingin, ragi lama bereaksi.
2. Pastikan wajan benar-benar panas sebelum menuang adonan agar pori-porinya langsung terbentuk. Jika wajan kurang panas, serabi akan bantat dan licin tanpa pori.
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya



Komentar