CookpadCookpad
Tamu
Daftar atau Masuk
Simpan dan tulis resep, kirim Cooksnap, dan lainnya
  • Cari
  • Premium
    • Jajaran Resep Unggulan
    • Menu Mingguan Premium
    • Paling Banyak Dilihat
  • Premium
  • Posting Bareng
  • FAQ
  • Kirim Saran
  • Negara
  • Koleksi Resep
Koleksi Resep
Untuk mulai membuat koleksi resep, silakan daftar atau masuk.
Kue Cucur Gula Merah
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
  • Kirim Cooksnap
  • Tambahkan ke folder
  • Cetak
  • Bagikan
    • Disalin!
    • Email
    • Facebook
    • Pin gambar
    • X
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Edit resep
  • Hapus
CookpadCookpad
Foto resep Kue Cucur Gula Merah

Kue Cucur Gula Merah

Nina Fadhilah
Nina Fadhilah @ninafadhilah
Surabaya

Kue Cucur memiliki jejak sejarah yang panjang di Asia Tenggara, khususnya Indonesia, Malaysia, dan Thailand (dikenal sebagai Khanom Fak Bua). Di Indonesia sendiri, kue ini identik dengan budaya Betawi dan juga sangat populer di berbagai daerah di Jawa dan Madura. Nama "Cucur" konon berasal dari teknik pembuatannya, yaitu cara menuangkan adonan ke dalam wajan yang disebut "dikucurkan".
Secara tradisional, Kue Cucur bukan sekadar kudapan, melainkan simbol keberlimpahan dan doa. Bentuknya yang bulat menyerupai matahari dan serat-seratnya yang menyebar dari tengah ke pinggir dianggap melambangkan rejeki yang terus mengalir. Karena itulah, kue ini hampir tidak pernah absen dalam upacara adat, selamatan, hingga perayaan pernikahan tradisional sebagai simbol harapan akan kebahagiaan yang melingkar tak terputus.

Kue Cucur memiliki jejak sejarah yang panjang di Asia Tenggara, khususnya Indonesia, Malaysia, dan Thailand (dikenal sebagai Khanom Fak Bua). Di Indonesia sendiri, kue ini identik dengan budaya Betawi dan juga sangat populer di berbagai daerah di Jawa dan Madura. Nama "Cucur" konon berasal dari teknik pembuatannya, yaitu cara menuangkan adonan ke dalam wajan yang disebut "dikucurkan".
Secara tradisional, Kue Cucur bukan sekadar kudapan, melainkan simbol keberlimpahan dan doa. Bentuknya yang bulat menyerupai matahari dan serat-seratnya yang menyebar dari tengah ke pinggir dianggap melambangkan rejeki yang terus mengalir. Karena itulah, kue ini hampir tidak pernah absen dalam upacara adat, selamatan, hingga perayaan pernikahan tradisional sebagai simbol harapan akan kebahagiaan yang melingkar tak terputus.

Lebih banyak

Kue Cucur Gula Merah

Nina Fadhilah
Nina Fadhilah @ninafadhilah
Surabaya

Kue Cucur memiliki jejak sejarah yang panjang di Asia Tenggara, khususnya Indonesia, Malaysia, dan Thailand (dikenal sebagai Khanom Fak Bua). Di Indonesia sendiri, kue ini identik dengan budaya Betawi dan juga sangat populer di berbagai daerah di Jawa dan Madura. Nama "Cucur" konon berasal dari teknik pembuatannya, yaitu cara menuangkan adonan ke dalam wajan yang disebut "dikucurkan".
Secara tradisional, Kue Cucur bukan sekadar kudapan, melainkan simbol keberlimpahan dan doa. Bentuknya yang bulat menyerupai matahari dan serat-seratnya yang menyebar dari tengah ke pinggir dianggap melambangkan rejeki yang terus mengalir. Karena itulah, kue ini hampir tidak pernah absen dalam upacara adat, selamatan, hingga perayaan pernikahan tradisional sebagai simbol harapan akan kebahagiaan yang melingkar tak terputus.

Kue Cucur memiliki jejak sejarah yang panjang di Asia Tenggara, khususnya Indonesia, Malaysia, dan Thailand (dikenal sebagai Khanom Fak Bua). Di Indonesia sendiri, kue ini identik dengan budaya Betawi dan juga sangat populer di berbagai daerah di Jawa dan Madura. Nama "Cucur" konon berasal dari teknik pembuatannya, yaitu cara menuangkan adonan ke dalam wajan yang disebut "dikucurkan".
Secara tradisional, Kue Cucur bukan sekadar kudapan, melainkan simbol keberlimpahan dan doa. Bentuknya yang bulat menyerupai matahari dan serat-seratnya yang menyebar dari tengah ke pinggir dianggap melambangkan rejeki yang terus mengalir. Karena itulah, kue ini hampir tidak pernah absen dalam upacara adat, selamatan, hingga perayaan pernikahan tradisional sebagai simbol harapan akan kebahagiaan yang melingkar tak terputus.

Lebih banyak
Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
Edit resep
Lihat Detail Statistik
Tambahkan ke folder
Kirim CooksnapKirim Cooksnap
BagikanBagikan
  • Disalin!
  • Email
  • Facebook
  • Pin gambar
  • X
CetakCetak
  • CetakCetak
  • Kirim CooksnapKirim Cooksnap
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Hapus
Bagikan
  • Disalin!
  • Email
  • Facebook
  • Pin gambar
  • X
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
  • Kirim Cooksnap
  • Tambahkan ke folder
  • Cetak
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Edit resep
  • Hapus

Bahan-bahan

2 Jam
20-25 Buah
  1. 250 grTepung Beras
  2. 200 grTepung Terigu protein sedang
  3. 300 grGula Merah/Aren (sisir halus)
  4. 100 grGula Pasir
  5. 600 mlAir
  6. 1 sdtGaram
  7. 2 lembarDaun Pandan (ikat simpul)
Cookpad Buka di Aplikasi
Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.

Cara Membuat

2 Jam
  1. 1

    Rebus air, gula merah, gula pasir, garam, dan daun pandan hingga mendidih dan gula larut sempurna. Saring dan biarkan hingga suhu menjadi hangat kuku.

  2. 2

    Dalam wadah besar, campurkan tepung beras dan tepung terigu. Tuangkan larutan gula hangat sedikit demi sedikit sambil diaduk menggunakan whisk atau tangan hingga adonan licin dan tidak bergumpal.

  3. 3

    Aduk adonan dengan tangan atau whisk selama kurang lebih 10–15 menit. Proses ini sangat penting untuk memasukkan udara ke dalam adonan agar seratnya terbentuk sempurna.

  4. 4

    Tutup wadah dan diamkan adonan minimal satu setengah hingga dua jam. Semakin lama didiamkan (hingga empat jam), serat yang dihasilkan akan semakin bagus.

  5. 5

    Panaskan sedikit minyak (sekitar 4-5 sendok makan saja) di dalam wajan cekung kecil (wajan besi/wok kecil lebih baik). Gunakan api sedang cenderung kecil.

  6. 6

    Tuang satu sendok sayur adonan tepat di tengah minyak panas. Biarkan hingga pinggirannya mulai mengeriting dan berserat menuju ke tengah. Siram-siram bagian tengah yang masih basah dengan minyak panas di pinggirannya hingga matang dan "puser"-nya menonjol.

  7. 7

    Setelah bagian pinggir renyah dan tengah matang, tusuk bagian tengah dengan lidi untuk memastikan kematangan, lalu angkat dan tiriskan.

Tips

1. Jangan mencampur air gula yang masih mendidih ke tepung karena akan membuat tepung "matang" prematur dan adonan bantat. Pastikan suhunya hangat kuku.
2. Jangan terburu-buru menggoreng. Proses pendiaman adalah kunci agar tepung beras menyerap cairan sepenuhnya dan menciptakan serat yang panjang.
3. Gunakan wajan yang benar-benar cekung (bukan teflon datar) agar adonan berkumpul di tengah dan membentuk motif topi yang cantik.

Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
Edit resep
Lihat Detail Statistik
Tambahkan ke folder
Kirim CooksnapKirim Cooksnap
BagikanBagikan
  • Disalin!
  • Email
  • Facebook
  • Pin gambar
  • X
CetakCetak
  • CetakCetak
  • Kirim CooksnapKirim Cooksnap
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Hapus

Cooksnap

Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
  • Kirim Cooksnap
  • Tambahkan ke folder
  • Cetak
  • Bagikan
    • Disalin!
    • Email
    • Facebook
    • Pin gambar
    • X
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Edit resep
  • Hapus

Disalin!

Nina Fadhilah
Nina Fadhilah @ninafadhilah
pada 10 April 2026 05.35
Surabaya
This account just for jurnaling personal recipes and documenting the foods I’ve successfully made. Not for commercial use. (Warning! Food photos are generated by AI because I am uncomfortable carrying a camera while cooking.)
Lebih banyak

Komentar

Tamu
Beri komentar
0/0

Resep Serupa

Rekomendasi Resep Lainnya

  1. Kacang Panjang Bali
  2. Bakpao No Mixer
  3. Pao Isi Coklat Bentuk Peach
  4. Terong Lado Ijo khas Minang
  5. Terong Bakar dengan Sambal Fibercreme
  1. Ayam Goreng Kecap inggris Crispy
  2. Balado Kentang Udang Ayam Tahu Telur Pete Rame Kaya Kost-kostan
  3. Homemade Kulit Pangsit/Siomay
  4. Crepes sederhana
  5. Ayam bumbu rica-rica
  1. Petulo
  2. Serabi Kuah Kinca
  3. Pandan Biji Wijen Hitam Sourdough Bread
  4. Ayam Goreng Kecap inggris Crispy
https://cookpad.wasmer.app/id/resep/25611199
Cookpad Buka di Aplikasi

Tentang Kami

Misi kami di Cookpad adalah untuk membuat masak sehari-hari makin menyenangkan, karena kami percaya bahwa memasak adalah kunci menuju kehidupan yang lebih bahagia dan lebih sehat bagi manusia, komunitas, dan bumi. Kami mendukung koki rumahan di seluruh dunia untuk membantu satu sama lain dengan berbagi resep dan pengalaman memasak.

Langganan Premium untuk menikmati fitur & manfaat eksklusif!

Komunitas Cookpad

🇺🇸 United States 🇬🇧 United Kingdom 🇪🇸 España 🇦🇷 Argentina 🇺🇾 Uruguay 🇲🇽 México 🇨🇱 Chile 🇻🇳 Việt Nam 🇹🇭 ไทย 🇮🇩 Indonesia 🇫🇷 France 🇸🇦 السعودية 🇹🇼 臺灣 🇮🇹 Italia 🇮🇷 ایران 🇮🇳 India 🇭🇺 Magyarország 🇳🇬 Nigeria 🇬🇷 Ελλάδα 🇲🇾 Malaysia 🇵🇹 Portugal 🇺🇦 Україна 🇯🇵 日本 Lihat Semua

Selengkapnya

Cookpad Premium Karir Kirim Saran Blog Ketentuan Pemakaian Panduan Komunitas Cookpad Kebijakan Privasi FAQ

Unduh aplikasi kami

Buka Aplikasi Cookpad di Google Play Buka Aplikasi Cookpad di App Store
Copyright © Cookpad Inc.
close