CookpadCookpad
Tamu
Daftar atau Masuk
Simpan dan tulis resep, kirim Cooksnap, dan lainnya
  • Cari
  • Premium
    • Jajaran Resep Unggulan
    • Menu Mingguan Premium
    • Paling Banyak Dilihat
  • Premium
  • Posting Bareng
  • FAQ
  • Kirim Saran
  • Negara
  • Koleksi Resep
Koleksi Resep
Untuk mulai membuat koleksi resep, silakan daftar atau masuk.
Apem Inggris (Serabi Ceylon/Selong)
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
  • Kirim Cooksnap
  • Tambahkan ke folder
  • Cetak
  • Bagikan
    • Disalin!
    • Email
    • Facebook
    • Pin gambar
    • X
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Edit resep
  • Hapus
CookpadCookpad
Foto resep Apem Inggris (Serabi Ceylon/Selong)

Apem Inggris (Serabi Ceylon/Selong)

Rachma Esty Utami
Rachma Esty Utami @restu_2010092
Pare Kediri

Emang di Inggris ada kue apem ya? Trus, di kolom cookpad asal masakan, ditulis apa ya? Inggris? Hihihi... pertanyaan iseng kan? Resep koleksi ibu. Udah lupa dapat dr mana. Diketik dengan mesin ketik biasa(jaman dulu kan lom ada komputer). Kertasnya udah buluk dan tipis. Bolong-bolong di beberapa bagian dimakan rayap. Dan ada coretan gbr adikku wkt kecil hahaha...dia suka gbr perang-perangan. Maklum cowok. Pas baca pertama kali, bingung juga dg tahap pembuatannya. Apalagi takaran bahannya pake gelas, bukan cup atau berat. Lamaaaaa hanya aq baca berulangkali. Mau eksekusi, masih ragu. Setiap kali selesai dibaca, ada dorongan untuk segera dieksekusi tp selalu berakhir dengan maju-mundur syantiiiik hihihihi..(lebay ih!!) Apalagi sebenarnya ibu pernah diberi wajan dari besi peninggalan mertuanya (nenek dari bapak) Beberapa waktu kebelakang lho masih ada tuh wajan di rumah pusaka. Tp sy cari lagi gak ada. Padahal masih sempat dipake. Sedih rasanya. Apalagi sy sdh berimajinasi membuat kue ini menggunakan wajan besi itu. Yah sudahlah. Alhamdulillah ibu beli wajan enamel. Lumayan cekung, hanya ukurannya besar bgt. Sepertinya bisa dipake. Yup, sejak mulai jatuh cinta dg baking, dengan sendirinya mulai belajar membaca resep dan berimajinasi. Akan seperti apa hasilnya, bagaimana prosesnya, mencari tahu bahan-bahan yg digunakan, membandingkan resepnya dengan resep lain yang sama. Terkesan ribet ya? Wong sekedar masak aja kok kayak mau melakukan penelitian ilmiah hihihi...!!! Tapi entah kenapa memang itu yang saya lakukan. Insting. Mungkin karena saya pemula, ada rasa was-was takut gagal. Tapi saya menikmatinya. Jadi sambil belajar soal dunia perbakingan. Mengurangi resiko gagal. Walaupun kadang ya masih gagal juga meski sudah dipelajari hehehehe...Seperti layaknya detektif yang menyelidiki sebuah kasus (halah....hehehehe...!!!) Oke deh, back to recipe. Alhamdulillah di rumah ada gelas belimbing. Jadi soal takaran sudah bisa diselesaikan. Walau rada sedih dan kecewa dengan wajan besi yg anehnya bisa hilang antah berantah. Tapi gpp pake wajan enamel, dan Alhamdulillah hasilnya bagus. Dengan api kecil, bisa panas dan rata. Bagus. Masih dibaca lagi resepnya terutama di bagian proses pembuatannya. Setelah yakin dan bisa menangkap maksudnya, belanja bahan. Cuusss...!! Oiya, sy sertakan jg resep aslinya di foto ya. Sedang untuk proses pembuatannya sy tulis dengan kalimat sesuai dengan pemahaman sy. Tp sama kok maksud dan tujuannya dengan yg diketik aslinya. Dan sy buat pertama kali ini langsung 1 resep. Lha mau dibuat separo kok ya susah. Jadinya dari proses pembuatannya sampai mencetaknya hampir setengah hari. Wajannya juga cuma satu sih...hehehehe... Bereksperimen dengan toppingnya. Karena gak ada nangka, di modif diberi pisang raja yg diiris tipis dan meises coklat. Trus ambil sedikit bagian adonan dicoba diberi pasta talas. Oiya, soal tingkat kemanisannya sesuai resep, ternyata kurang manis, jadi mungkin bisa ditambah takaran gulanya.

Emang di Inggris ada kue apem ya? Trus, di kolom cookpad asal masakan, ditulis apa ya? Inggris? Hihihi... pertanyaan iseng kan? Resep koleksi ibu. Udah lupa dapat dr mana. Diketik dengan mesin ketik biasa(jaman dulu kan lom ada komputer). Kertasnya udah buluk dan tipis. Bolong-bolong di beberapa bagian dimakan rayap. Dan ada coretan gbr adikku wkt kecil hahaha...dia suka gbr perang-perangan. Maklum cowok. Pas baca pertama kali, bingung juga dg tahap pembuatannya. Apalagi takaran bahannya pake gelas, bukan cup atau berat. Lamaaaaa hanya aq baca berulangkali. Mau eksekusi, masih ragu. Setiap kali selesai dibaca, ada dorongan untuk segera dieksekusi tp selalu berakhir dengan maju-mundur syantiiiik hihihihi..(lebay ih!!) Apalagi sebenarnya ibu pernah diberi wajan dari besi peninggalan mertuanya (nenek dari bapak) Beberapa waktu kebelakang lho masih ada tuh wajan di rumah pusaka. Tp sy cari lagi gak ada. Padahal masih sempat dipake. Sedih rasanya. Apalagi sy sdh berimajinasi membuat kue ini menggunakan wajan besi itu. Yah sudahlah. Alhamdulillah ibu beli wajan enamel. Lumayan cekung, hanya ukurannya besar bgt. Sepertinya bisa dipake. Yup, sejak mulai jatuh cinta dg baking, dengan sendirinya mulai belajar membaca resep dan berimajinasi. Akan seperti apa hasilnya, bagaimana prosesnya, mencari tahu bahan-bahan yg digunakan, membandingkan resepnya dengan resep lain yang sama. Terkesan ribet ya? Wong sekedar masak aja kok kayak mau melakukan penelitian ilmiah hihihi...!!! Tapi entah kenapa memang itu yang saya lakukan. Insting. Mungkin karena saya pemula, ada rasa was-was takut gagal. Tapi saya menikmatinya. Jadi sambil belajar soal dunia perbakingan. Mengurangi resiko gagal. Walaupun kadang ya masih gagal juga meski sudah dipelajari hehehehe...Seperti layaknya detektif yang menyelidiki sebuah kasus (halah....hehehehe...!!!) Oke deh, back to recipe. Alhamdulillah di rumah ada gelas belimbing. Jadi soal takaran sudah bisa diselesaikan. Walau rada sedih dan kecewa dengan wajan besi yg anehnya bisa hilang antah berantah. Tapi gpp pake wajan enamel, dan Alhamdulillah hasilnya bagus. Dengan api kecil, bisa panas dan rata. Bagus. Masih dibaca lagi resepnya terutama di bagian proses pembuatannya. Setelah yakin dan bisa menangkap maksudnya, belanja bahan. Cuusss...!! Oiya, sy sertakan jg resep aslinya di foto ya. Sedang untuk proses pembuatannya sy tulis dengan kalimat sesuai dengan pemahaman sy. Tp sama kok maksud dan tujuannya dengan yg diketik aslinya. Dan sy buat pertama kali ini langsung 1 resep. Lha mau dibuat separo kok ya susah. Jadinya dari proses pembuatannya sampai mencetaknya hampir setengah hari. Wajannya juga cuma satu sih...hehehehe... Bereksperimen dengan toppingnya. Karena gak ada nangka, di modif diberi pisang raja yg diiris tipis dan meises coklat. Trus ambil sedikit bagian adonan dicoba diberi pasta talas. Oiya, soal tingkat kemanisannya sesuai resep, ternyata kurang manis, jadi mungkin bisa ditambah takaran gulanya.

Lebih banyak

Apem Inggris (Serabi Ceylon/Selong)

Rachma Esty Utami
Rachma Esty Utami @restu_2010092
Pare Kediri

Emang di Inggris ada kue apem ya? Trus, di kolom cookpad asal masakan, ditulis apa ya? Inggris? Hihihi... pertanyaan iseng kan? Resep koleksi ibu. Udah lupa dapat dr mana. Diketik dengan mesin ketik biasa(jaman dulu kan lom ada komputer). Kertasnya udah buluk dan tipis. Bolong-bolong di beberapa bagian dimakan rayap. Dan ada coretan gbr adikku wkt kecil hahaha...dia suka gbr perang-perangan. Maklum cowok. Pas baca pertama kali, bingung juga dg tahap pembuatannya. Apalagi takaran bahannya pake gelas, bukan cup atau berat. Lamaaaaa hanya aq baca berulangkali. Mau eksekusi, masih ragu. Setiap kali selesai dibaca, ada dorongan untuk segera dieksekusi tp selalu berakhir dengan maju-mundur syantiiiik hihihihi..(lebay ih!!) Apalagi sebenarnya ibu pernah diberi wajan dari besi peninggalan mertuanya (nenek dari bapak) Beberapa waktu kebelakang lho masih ada tuh wajan di rumah pusaka. Tp sy cari lagi gak ada. Padahal masih sempat dipake. Sedih rasanya. Apalagi sy sdh berimajinasi membuat kue ini menggunakan wajan besi itu. Yah sudahlah. Alhamdulillah ibu beli wajan enamel. Lumayan cekung, hanya ukurannya besar bgt. Sepertinya bisa dipake. Yup, sejak mulai jatuh cinta dg baking, dengan sendirinya mulai belajar membaca resep dan berimajinasi. Akan seperti apa hasilnya, bagaimana prosesnya, mencari tahu bahan-bahan yg digunakan, membandingkan resepnya dengan resep lain yang sama. Terkesan ribet ya? Wong sekedar masak aja kok kayak mau melakukan penelitian ilmiah hihihi...!!! Tapi entah kenapa memang itu yang saya lakukan. Insting. Mungkin karena saya pemula, ada rasa was-was takut gagal. Tapi saya menikmatinya. Jadi sambil belajar soal dunia perbakingan. Mengurangi resiko gagal. Walaupun kadang ya masih gagal juga meski sudah dipelajari hehehehe...Seperti layaknya detektif yang menyelidiki sebuah kasus (halah....hehehehe...!!!) Oke deh, back to recipe. Alhamdulillah di rumah ada gelas belimbing. Jadi soal takaran sudah bisa diselesaikan. Walau rada sedih dan kecewa dengan wajan besi yg anehnya bisa hilang antah berantah. Tapi gpp pake wajan enamel, dan Alhamdulillah hasilnya bagus. Dengan api kecil, bisa panas dan rata. Bagus. Masih dibaca lagi resepnya terutama di bagian proses pembuatannya. Setelah yakin dan bisa menangkap maksudnya, belanja bahan. Cuusss...!! Oiya, sy sertakan jg resep aslinya di foto ya. Sedang untuk proses pembuatannya sy tulis dengan kalimat sesuai dengan pemahaman sy. Tp sama kok maksud dan tujuannya dengan yg diketik aslinya. Dan sy buat pertama kali ini langsung 1 resep. Lha mau dibuat separo kok ya susah. Jadinya dari proses pembuatannya sampai mencetaknya hampir setengah hari. Wajannya juga cuma satu sih...hehehehe... Bereksperimen dengan toppingnya. Karena gak ada nangka, di modif diberi pisang raja yg diiris tipis dan meises coklat. Trus ambil sedikit bagian adonan dicoba diberi pasta talas. Oiya, soal tingkat kemanisannya sesuai resep, ternyata kurang manis, jadi mungkin bisa ditambah takaran gulanya.

Emang di Inggris ada kue apem ya? Trus, di kolom cookpad asal masakan, ditulis apa ya? Inggris? Hihihi... pertanyaan iseng kan? Resep koleksi ibu. Udah lupa dapat dr mana. Diketik dengan mesin ketik biasa(jaman dulu kan lom ada komputer). Kertasnya udah buluk dan tipis. Bolong-bolong di beberapa bagian dimakan rayap. Dan ada coretan gbr adikku wkt kecil hahaha...dia suka gbr perang-perangan. Maklum cowok. Pas baca pertama kali, bingung juga dg tahap pembuatannya. Apalagi takaran bahannya pake gelas, bukan cup atau berat. Lamaaaaa hanya aq baca berulangkali. Mau eksekusi, masih ragu. Setiap kali selesai dibaca, ada dorongan untuk segera dieksekusi tp selalu berakhir dengan maju-mundur syantiiiik hihihihi..(lebay ih!!) Apalagi sebenarnya ibu pernah diberi wajan dari besi peninggalan mertuanya (nenek dari bapak) Beberapa waktu kebelakang lho masih ada tuh wajan di rumah pusaka. Tp sy cari lagi gak ada. Padahal masih sempat dipake. Sedih rasanya. Apalagi sy sdh berimajinasi membuat kue ini menggunakan wajan besi itu. Yah sudahlah. Alhamdulillah ibu beli wajan enamel. Lumayan cekung, hanya ukurannya besar bgt. Sepertinya bisa dipake. Yup, sejak mulai jatuh cinta dg baking, dengan sendirinya mulai belajar membaca resep dan berimajinasi. Akan seperti apa hasilnya, bagaimana prosesnya, mencari tahu bahan-bahan yg digunakan, membandingkan resepnya dengan resep lain yang sama. Terkesan ribet ya? Wong sekedar masak aja kok kayak mau melakukan penelitian ilmiah hihihi...!!! Tapi entah kenapa memang itu yang saya lakukan. Insting. Mungkin karena saya pemula, ada rasa was-was takut gagal. Tapi saya menikmatinya. Jadi sambil belajar soal dunia perbakingan. Mengurangi resiko gagal. Walaupun kadang ya masih gagal juga meski sudah dipelajari hehehehe...Seperti layaknya detektif yang menyelidiki sebuah kasus (halah....hehehehe...!!!) Oke deh, back to recipe. Alhamdulillah di rumah ada gelas belimbing. Jadi soal takaran sudah bisa diselesaikan. Walau rada sedih dan kecewa dengan wajan besi yg anehnya bisa hilang antah berantah. Tapi gpp pake wajan enamel, dan Alhamdulillah hasilnya bagus. Dengan api kecil, bisa panas dan rata. Bagus. Masih dibaca lagi resepnya terutama di bagian proses pembuatannya. Setelah yakin dan bisa menangkap maksudnya, belanja bahan. Cuusss...!! Oiya, sy sertakan jg resep aslinya di foto ya. Sedang untuk proses pembuatannya sy tulis dengan kalimat sesuai dengan pemahaman sy. Tp sama kok maksud dan tujuannya dengan yg diketik aslinya. Dan sy buat pertama kali ini langsung 1 resep. Lha mau dibuat separo kok ya susah. Jadinya dari proses pembuatannya sampai mencetaknya hampir setengah hari. Wajannya juga cuma satu sih...hehehehe... Bereksperimen dengan toppingnya. Karena gak ada nangka, di modif diberi pisang raja yg diiris tipis dan meises coklat. Trus ambil sedikit bagian adonan dicoba diberi pasta talas. Oiya, soal tingkat kemanisannya sesuai resep, ternyata kurang manis, jadi mungkin bisa ditambah takaran gulanya.

Lebih banyak
Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
Edit resep
Lihat Detail Statistik
Tambahkan ke folder
Kirim CooksnapKirim Cooksnap
BagikanBagikan
  • Disalin!
  • Email
  • Facebook
  • Pin gambar
  • X
CetakCetak
  • CetakCetak
  • Kirim CooksnapKirim Cooksnap
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Hapus
Bagikan
  • Disalin!
  • Email
  • Facebook
  • Pin gambar
  • X
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
  • Kirim Cooksnap
  • Tambahkan ke folder
  • Cetak
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Edit resep
  • Hapus

Bahan-bahan

200 menit
8 porsi
  • bahan babon/biang:
  • 1/2 gelastepung terigu protein sedang
  • 1/2 gelasair hangat
  • 1 sdmragi instan
  • 1 sdtgula pasir
  • bahan:
  • 2 gelasmunjung tepung beras kering
  • 3 butirtelur ayam antero
  • 1 gelasperes gula kasar/pasir
  • 1 gelassantan kental+garam(saya ambil dari 1 butir kelapa yang diperas dan direbus kemudian hanya saya ambil kanil nya saja)
  • 1 gelasair kelapa
  • secukupnyavanili
  • bahan topping:
  • meises/nangka/pisang
Cookpad Buka di Aplikasi
Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.

Cara Membuat

200 menit
  1. 1

    Campur semua bahan babon /biang. Diamkan 15 menit.

  2. 2

    Kocok telur dan gula hingga mengembang, kental dan berwarna putih. Sisihkan.

  3. 3

    Campur adonan biang dengan tepung beras. Tuangkan air kelapa. Uleni hingga rata.

  4. 4

    Masukkan kocokan telur kedalam adonan tepung beras sambil diaduk rata. Tambahkan santan kental, sedikit demi sedikit. Aduk rata.

  5. 5

    Masukkan vanili. Aduk rata. Biarkan selama 2 jam sambil ditutup.

  6. 6

    Panaskan wajan besi. Olesi sedikit minyak. Tutup sampai panas. Masukkan 1 sendok sayur/irus adonan sambil ditekan hingga membentuk pinggiran. Tutup. Taburi bahan toping dan masak sampai matang. Angkat

  7. 7

    Sajikan.

  8. 8

    Oiya, ada yg menanyakan klo takaran nya di konversi ke berat atau gram. Mungkin ini bisa jadi pedoman.

    Foto langkah ke 8 dari resep Apem Inggris (Serabi Ceylon/Selong).
Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
Edit resep
Lihat Detail Statistik
Tambahkan ke folder
Kirim CooksnapKirim Cooksnap
BagikanBagikan
  • Disalin!
  • Email
  • Facebook
  • Pin gambar
  • X
CetakCetak
  • CetakCetak
  • Kirim CooksnapKirim Cooksnap
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Hapus

Cooksnap

Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
  • Kirim Cooksnap
  • Tambahkan ke folder
  • Cetak
  • Bagikan
    • Disalin!
    • Email
    • Facebook
    • Pin gambar
    • X
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Edit resep
  • Hapus

Disalin!

Rachma Esty Utami
Rachma Esty Utami @restu_2010092
pada 23 Maret 2016 22.54
Pare Kediri
Dulu..duluuuuu skali gak suka baking. Gara2 iseng ikut demo baking skrg "jatuh cinta" dg baking. Ini hasilnya. :)
Lebih banyak

Komentar (18)

Bunda_deci
Bunda_deci @cook_2343502
31 Mei 2016 05.33
kayaknya sich tulisannya jombang.tp ya g tau, bener pa g.soale tulisannya burem😂
Tamu
Beri komentar
0/0

Resep Serupa

Rekomendasi Resep Lainnya

  1. Sop Iga Kacang Merah
  2. Menu Bekal Kantoran Full Protein / Lunch Box Protein Tinggi / Bistik Daging Sapi / Salad Sehat
  3. Bubur Sumsum Kinca Nangka
  4. Sate Sapi Kuah Kacang
  5. Gulai Kambing Masak Presto
  1. Nasi tim ayam no ribet no kaldu
  2. Kare Daging Sapi Cocolan Untuk Roti Maryam
  3. Ketupat/lontong rice cooker/magic com
  4. Bistik Ayam
  5. Spageti Aglio Olio spicy praktis 15 menit saja
  1. Pepes Ayam Giling
  2. Pepes Ikan Mujair dan Kemangi
  3. Castella Japanese Honey - Oil Free
  4. Tumis Kangkung Telur Puyuh
https://cookpad.wasmer.app/id/resep/660327
Cookpad Buka di Aplikasi

Tentang Kami

Misi kami di Cookpad adalah untuk membuat masak sehari-hari makin menyenangkan, karena kami percaya bahwa memasak adalah kunci menuju kehidupan yang lebih bahagia dan lebih sehat bagi manusia, komunitas, dan bumi. Kami mendukung koki rumahan di seluruh dunia untuk membantu satu sama lain dengan berbagi resep dan pengalaman memasak.

Langganan Premium untuk menikmati fitur & manfaat eksklusif!

Komunitas Cookpad

🇺🇸 United States 🇬🇧 United Kingdom 🇪🇸 España 🇦🇷 Argentina 🇺🇾 Uruguay 🇲🇽 México 🇨🇱 Chile 🇻🇳 Việt Nam 🇹🇭 ไทย 🇮🇩 Indonesia 🇫🇷 France 🇸🇦 السعودية 🇹🇼 臺灣 🇮🇹 Italia 🇮🇷 ایران 🇮🇳 India 🇭🇺 Magyarország 🇳🇬 Nigeria 🇬🇷 Ελλάδα 🇲🇾 Malaysia 🇵🇹 Portugal 🇺🇦 Україна 🇯🇵 日本 Lihat Semua

Selengkapnya

Cookpad Premium Karir Kirim Saran Blog Ketentuan Pemakaian Panduan Komunitas Cookpad Kebijakan Privasi FAQ

Unduh aplikasi kami

Buka Aplikasi Cookpad di Google Play Buka Aplikasi Cookpad di App Store
Copyright © Cookpad Inc.
close