66. Tahu Campur Salatiga

Menu tradisional ini adalah kuliner legend khas kota kelahiranku, Salatiga. Makanan ini sudah hampir punah. Saat ini sudah sangat sulit menemukan penjual makanan ini. Memasak makanan ini membawaku kembali ke nostalgia masa kecil saat aku masih SD. Saat nenek dan kakekku masih hidup. Hal pertama yang kulakukan ketika mengunjungi mereka adalah berlari ke belakang rumah, membawa piring gembreng, dan uang mangpi (lima rupiah), untuk membeli tahu campur. Rasa pedas, manis sedikit asem sungguh nikmat disantap saat siang hari. Bumbu kacangnya diulek langsung di atas cobek yang besar. Aku sampai hapal di luar kepala bumbu itu karena selalu nungguin si budhe penjual ngulek bumbunya.
66. Tahu Campur Salatiga
Menu tradisional ini adalah kuliner legend khas kota kelahiranku, Salatiga. Makanan ini sudah hampir punah. Saat ini sudah sangat sulit menemukan penjual makanan ini. Memasak makanan ini membawaku kembali ke nostalgia masa kecil saat aku masih SD. Saat nenek dan kakekku masih hidup. Hal pertama yang kulakukan ketika mengunjungi mereka adalah berlari ke belakang rumah, membawa piring gembreng, dan uang mangpi (lima rupiah), untuk membeli tahu campur. Rasa pedas, manis sedikit asem sungguh nikmat disantap saat siang hari. Bumbu kacangnya diulek langsung di atas cobek yang besar. Aku sampai hapal di luar kepala bumbu itu karena selalu nungguin si budhe penjual ngulek bumbunya.
Cara Membuat
- 1
Siapkan daun kol dan tauge. Goreng tahu putih setengah matang
- 2
Goreng kacang tanah sampai matang, tuang ke dalam cobek, tambahkan cabai rawit, bawang putih dan gula jawa, jangan terlalu halus agar tekstur kacangnya masih terasa, kemudian tambahkan garam dan air larutan asam, aduk rata dengan ulekan,
- 3
Tata irisan kol di atas piring, tambahkan tauge lalu tahu dan seledri, lalu siram dengan bumbu kacang
- 4
Dan tahu campur siap dinikmati
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya










Komentar