Ayam Bakar Saos Kecap

#SatuResepSatuPohon
#DariPengenJadiBisa
Berawal dari keputusan saya resign dari pekerjaan yg sudah 15 tahun digeluti dibidang accounting dan tidak ada persiapan apapun mau ngapain setelah diam di rumah, selama ini kalo ada waktu luangpun saya lebih fokus di hoby saya dibidang kerajinan tangan, sedangkan untuk masak memasak sangat jarang saya lakukan, saya lebih sering jajan di luar dan tidak takut utk mencoba makanan yg gak biasa.
Berbekal tekad utk melakukan sesuatu yg berguna untuk hidup saya, saya mulai ikut kursus membuat kue kue dan masakan, alhamdulilah sedikit demi sedikit ilmu saya mulai bertambah dari yg gak biasa pegang pisau sampai tiap hari berkencan dengan bawang.
Sampai akhirnya memberanikan diri utk membuka warung makan sederhana, yang terlintas dalam benak saya adalah menyajikan ayam bakar resep dari mama saya, ayam bakar ini selalu disajikan jika hari raya Idul Fitri saja, jadi terbayang kan kalo mau makan nie ayam harus menunggu setahun lamanya.
Awalnya saya hanya melihat bagaimana mama saya mengolah ayam ini dari mentah hingga siap disajikan di meja makan, dengan sedikit modifikasi bumbu dan teknik membakarnya, alhamdulilah dari yang awalnya cuma sedia 10 potong ayam bakar saja sekarang bisa terjual minimal 30 potong setiap harinya.
Mudah mudahan usaha warung makan yang saya rintis ini bisa lebih berkembang lagi bisa membawa berkah utk keluarga, karyawan dan para pelanggan. Aamiin.
Ayam Bakar Saos Kecap
#SatuResepSatuPohon
#DariPengenJadiBisa
Berawal dari keputusan saya resign dari pekerjaan yg sudah 15 tahun digeluti dibidang accounting dan tidak ada persiapan apapun mau ngapain setelah diam di rumah, selama ini kalo ada waktu luangpun saya lebih fokus di hoby saya dibidang kerajinan tangan, sedangkan untuk masak memasak sangat jarang saya lakukan, saya lebih sering jajan di luar dan tidak takut utk mencoba makanan yg gak biasa.
Berbekal tekad utk melakukan sesuatu yg berguna untuk hidup saya, saya mulai ikut kursus membuat kue kue dan masakan, alhamdulilah sedikit demi sedikit ilmu saya mulai bertambah dari yg gak biasa pegang pisau sampai tiap hari berkencan dengan bawang.
Sampai akhirnya memberanikan diri utk membuka warung makan sederhana, yang terlintas dalam benak saya adalah menyajikan ayam bakar resep dari mama saya, ayam bakar ini selalu disajikan jika hari raya Idul Fitri saja, jadi terbayang kan kalo mau makan nie ayam harus menunggu setahun lamanya.
Awalnya saya hanya melihat bagaimana mama saya mengolah ayam ini dari mentah hingga siap disajikan di meja makan, dengan sedikit modifikasi bumbu dan teknik membakarnya, alhamdulilah dari yang awalnya cuma sedia 10 potong ayam bakar saja sekarang bisa terjual minimal 30 potong setiap harinya.
Mudah mudahan usaha warung makan yang saya rintis ini bisa lebih berkembang lagi bisa membawa berkah utk keluarga, karyawan dan para pelanggan. Aamiin.
Cara Membuat
- 1
Cuci bersih ayam. Blender bawang merah, bawang putih, cabe merah, ketumbar, kemiri, jahe, kunyit, lengkuas hingga lembut. Kemudian tumis hingga harum
- 2
Setelah harum masukkan saos tiram, aduk aduk lalu masukkan kecap manis aduk kembali, tambahkan gula pasir, garam, daun jeruk, daun salam, sereh, gula merah dan mentega kemudian masukkan ayam dan beri air. Rebus ayam selama 1 jam atau hingga matang.
- 3
Setelah ayam matang, air rebusan masih terus kita rebus sampai kental
- 4
Bakar ayam di atas panggangan kemudian siram menggunakan kuah dari air rebusan ayam tadi, kemudian sajikan beserta sambal terasi dan lalapan
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya









Komentar (2)