Soft Sourdough Buns Non Mixer

Akhirnya setelah 14 hari merawat starter dengan penuh cinta, waktunya untuk buat roti sourdough yang sudah lama sekali jadi wishlist yang terpendam 😍
Pertama kali merasakan tekstur roti sourdough, sungguh bikin kecintaan terhadap roti yang dulu sempat mati, bangun kembali dan tidak bisa lupa.
Sejauh ini sudah 3 kali buat dengan resep yang sama, aku lebih suka resep liquid starter ini karena rasanya mantul sekali dengan teknik manual (tanpa mixer), rasanya tetap lembuuut dan chewy khas roti sourdough.
Adonan sourdough ini sangat forgiving sekali, meskipun sempat bulk ferment lewat dari 3 jam (karena ketiduran 🫣), hasil rotinya tetap lembut dan tidak asam.
Tips supaya roti tidak asam;
- Aku gunakan rasio 1:5:5
- Ambil starter saat kondisi pre-peak, jangan saat peak apalagi saat after peak
- jangan coba coba untuk kurangi takaran gula dalam resep ini 😅
Terimakasih tak terhingga untuk bakerpad, mba icha sebagai mentor, para suhu yang setia menemani;
@MomsFirza_310571
@Phie999
@ikawardaa
Soft Sourdough Buns Non Mixer
Akhirnya setelah 14 hari merawat starter dengan penuh cinta, waktunya untuk buat roti sourdough yang sudah lama sekali jadi wishlist yang terpendam 😍
Pertama kali merasakan tekstur roti sourdough, sungguh bikin kecintaan terhadap roti yang dulu sempat mati, bangun kembali dan tidak bisa lupa.
Sejauh ini sudah 3 kali buat dengan resep yang sama, aku lebih suka resep liquid starter ini karena rasanya mantul sekali dengan teknik manual (tanpa mixer), rasanya tetap lembuuut dan chewy khas roti sourdough.
Adonan sourdough ini sangat forgiving sekali, meskipun sempat bulk ferment lewat dari 3 jam (karena ketiduran 🫣), hasil rotinya tetap lembut dan tidak asam.
Tips supaya roti tidak asam;
- Aku gunakan rasio 1:5:5
- Ambil starter saat kondisi pre-peak, jangan saat peak apalagi saat after peak
- jangan coba coba untuk kurangi takaran gula dalam resep ini 😅
Terimakasih tak terhingga untuk bakerpad, mba icha sebagai mentor, para suhu yang setia menemani;
@MomsFirza_310571
@Phie999
@ikawardaa
Cara Membuat
- 1
Campur tepung roti, susu dingin, kuning telur, dan susu bubuk, gula pasir. Autolyse 1 jam.
- 2
Masukkan starter, aduk rata. Diamkan 30 menit.
- 3
Masukkan butter dan garam, aduk rata. Diamkan 1 jam.
- 4
Lakukan stretch and fold 3x tiap 30 menit, tangan selalu dibasahi. Coil fold 1x, lalu bulk fermentasi 3 jam (di suhu ruang) atau bisa memilih simpan di kulkas selama 10-12 jam untuk kemudian diolah keesokan harinya.
- 5
Setelah kurang lebih 3 jam, biasanya adonan terlihat mengembang 1.5- 2x lipat
- 6
Rounding adonan (saya 50gram), taburi meja dan adonan dengan tepung. Diamkan 30 menit. Bentuk dan isi adonan sesuai selera, proofing akhir 1.5-2 jam, sampai terlihat mengembang.
- 7
Taburi permukaan roti dengan tepung maizena, scoring jika suka.
- 8
Panggang suhu 180°C api bawah, 160°C api atas selama 15-20 menit. Semprot roti dengan air sebelum masuk oven.
- 9
Enjoyyy 🩷🫶
Tips
Selalu basahi tangan saat stretch and fold, dan taburi permukaan meja serta adonan dengan tepung saat rounding.
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya
















Komentar