Nastar Keju Lumer dan Empuk

Isinya tetap selai nenas sih 😄 hanya ditambahkan keju dalam adonannya. Boleh diskip kejunya ya. Ini aslinya resep Mbak Susi Agung yang direcook Ci Tintin dan kemudian aku recook lagi 😁
Hasil akhir memang langsung pecah di mulut ya adonannya tapi tetap kokoh untuk dipegang. Mantap lah pokoknya 👍
Hasil akhirku jadi sekitar 120 buah.
Nastar Keju Lumer dan Empuk
Isinya tetap selai nenas sih 😄 hanya ditambahkan keju dalam adonannya. Boleh diskip kejunya ya. Ini aslinya resep Mbak Susi Agung yang direcook Ci Tintin dan kemudian aku recook lagi 😁
Hasil akhir memang langsung pecah di mulut ya adonannya tapi tetap kokoh untuk dipegang. Mantap lah pokoknya 👍
Hasil akhirku jadi sekitar 120 buah.
Cara Membuat
- 1
Panaskan oven di suhu 150 'c. Mixer butter + margarin + gula halus selama kurang lebih 2 menit (aku pakai mixer miyako kecepatan 1) hingga adonan menjadi putih dan lebih ngembang. Masukkan telur dan keju, mixer sebentar saja asal tercampur rata saja. Matikan mixer. Aku pakai telur omega sehingga kuningnya lebih pekat
- 2
Masukkan semua bahan tepung dengan terlebih dulu diayak. Masukkan secara bertahap dan aduk pelan hingga tercampur rata
- 3
Adonan siap dibentuk. Aku pakai takaran sendok untuk selai (pakai sendok ukur 1 sdt) dan adonan kulit (sendok ukur ½ sdm). Ambil adonan kulitnya tidak perlu diratakan ya. Tidak apa agak lebih dikit. Lebih jelasnya lihat di video ya
- 4
Bulatkan sebentar adonan kulit, lalu gepengkan/ratakan di telapak tangan di bawah jempol, lalu isi dg selai, bulatkan. Memang adonan kulitnya terasa agak lengket tapi emang gitu teksturnya. Jadi sesekali tangan dilap aja biar untuk adonan berikutnya bisa bulatin tanpa ada adonan sisa yg nempel di jari
- 5
Letakkan di loyang. Lakukan secara cepat ya, jangan berlama-lama di tangan kita karena tangan kita panas, nanti butter di adonan keburu menjadi minyak dan nastar tidak lembut jadinya. Setelah loyang penuh, panggang adonan tanpa dioles selama 15 mnt dengan suhu 150'c. Keluarkan, olesi dengan bahan olesan. Mengolesnya bisa 2 atau 3 kali ya agar lebih kinclong nantinya. Pakai kuas kecil agar gampang ngolesinya. Aku 2 kali ngolesi.
- 6
Setelah dioles, panggang kembali di suhu 150'c selama 20 mnt atau sampai matang. Sesuaikan oven masing-masing. Aku pakai oven tangkring (otang) setelah 20 mnt, aku tambahin lagi 10 mnt agar benar-benar matang (bagian bawah kelihatan kecoklatan dan bagian atasnya kelihatan lebih mengkilap). Agar ada api atasnya aku siasati seperti di foto, aku lakukan di saat 10 mnt terakhir.
- 7
Dinginkan, masukkan dalam toples jika sudah benar-benar dingin.
- 8
Untuk isian selai nenas, pilihlah nenas palembang karena tidak mengandung banyak air. Pilih nenas yang setengah matang jadi tidak mentah tapi juga tidak matang sekali agar masih terasa rasa asamnya. Kalau tidak ada ya gabungkan saja yang mentah dengan yang matang jadi tetap dapat rasa asamnya. Nenas bisa diblender atau diparut (jika ingin merasakan seratnya saat dimakan) atau dichopper (jadi gak kehalusan, aku pakai ini). Masak nenas + cengkeh + kayu manis, tanpa gula hingga menyusut
- 9
Masak dengan api sedang dan sesekali diaduk ya agar bawahnya tidak gosong, baiknya pakai wajan anti lengket, setelah menyusut, masukkan gula. Kalau gula dimasukkan bersamaan dg nenas, maka akan lebih lama lagi menyusut air nenasnya karena gula mengikat air. Masak hingga benar-benar kering ya, bisa kecilkan sedikit apinya jika takut gosong. Harus diaduk terus agar gak gosong. Ciri sudah kering, saat diambil agak banyak selainya lalu dibalik sendok/spatulanya, selainya tidak jatuh dari sendok
- 10
Selainya harus dimasak hingga kering agar nastar tidak cepat jamuran/kadaluwarsa. Kemudian untuk mempercepat pengerjaan nastar, selainya kita bulat-bulatkan dulu. Aku pakai sendok takar ukuran 1 sdt untuk keseragaman berat selainya.
- 11
Butter sebelum dipakai untuk adonan nastar, pastikan dalam keadaan kering atau tidak lembek/lumer berminyak ya. Tidak apa pakai butter yang agak dingin dari kulkas, malah bagus, jadi saat kita bulatin adonan kulitnya, butternya gak meleleh. Usahakan udara sekitar ruangan juga gak panas agar butter di adonan kulit tidak cepat meleleh saat kita masih mengerjakannya. Aku ngerjainnya sore dan pakai kipas angin
- 12
Loyangnya dilapisi kertas baking atau silpat aja daripada ribet memberi mentega dan tepung di loyang. Aku pakai silpat dan kertas baking jadi silpatnya bisa dicuci dan dipakai berulang kali.
- 13
Untuk adonan kulit, jangan terlalu lama di diamkan ya. Lagi-lagi ya agar butternya gak meleleh atau adonan menjadi terlalu kering. Jadi jika buat 1 resep ini, saranku bagi dua adonannya, setengah masuk kulkas, setengah lagi dikerjakan jadi adonan tetap lembab.
- 14
Cara kedua, yang aku lakukan, aku buat ½ dari resep dulu, hingga selesai tahap pengolesan, kemudian sambil manggang adonan 1 ini, aku buat lagi ½ resep, adonan kedua, saat nastar 1 matang, adonan berikutnya juga sudah siap untuk masuk oven
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya
























Komentar