Pindang Patin khas Palembang

Kecintaan saya pada pindang patin bermula dari salah satu tempat makan di Jl. Sabang, Jakarta. Mulanya makan disana karena ingin menyantap pempek yang saya kira menjadi spesialisasi tempat makan itu seperti nama tempat makannya. Tapi ternyata meja-meja disekeliling saya kebanyakan memesan Pindang Patin. Karena penasaran kali berikutnya bertandang kesana sayapun mencoba Pindang Patinnya dan ternyata saya langsung jatuh cinta 😍
Resep ini hasil modifikasi sesuka hati dari resep JTT.
Pindang Patin khas Palembang
Kecintaan saya pada pindang patin bermula dari salah satu tempat makan di Jl. Sabang, Jakarta. Mulanya makan disana karena ingin menyantap pempek yang saya kira menjadi spesialisasi tempat makan itu seperti nama tempat makannya. Tapi ternyata meja-meja disekeliling saya kebanyakan memesan Pindang Patin. Karena penasaran kali berikutnya bertandang kesana sayapun mencoba Pindang Patinnya dan ternyata saya langsung jatuh cinta 😍
Resep ini hasil modifikasi sesuka hati dari resep JTT.
Cara Membuat
- 1
Potong ikan patin menjadi 4 bagian, masukkan setengah bagian asam jawa yang sudah dilarutkan dengan air hangat. Tambahkan garam dapur, remas2 ikan biarkan sekitar kurleb 1 jam. Cuci bersih. Tiriskan
- 2
Bakar diatas kompor atau panggang di oven, cabe merah besar, cabe hijau besar, bawang merah, jahe dan kunyit. Geprek bahan-bahan tersebut hingga pipih. Sisihkan.
- 3
Siapkan panci, masukkan air, bumbu halus, bumbu yang telah dibakar, garam, gula jawa dan kaldu bubuk. Masak hingga mendidih. Masukkan ikan patin dan sisa air asam jawa. Masak hingga ikan matang. Tambahkan potongan tomat, cabe rawit utuh, daun bawang dan daun kemangi, masak sebentar. Matikan api. Sajikan.
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya



Komentar