Pizza Tanpa Ulen, Tanpa Oven dan Tanpa Telur

Saya senang sekali kala pertama kali mencoba resep pizza tanpa ulen ini, yang tentunya saya dapatkan dari blog kesayangan "justtryandtaste". Setelah sukses pada percobaan pertama, saya ketagihan bikin pizza. Tak perlu mengeluarkan tenaga Superman untuk mengulen dan adonan bisa ditinggal lama di kulkas, asal tidak lebih dari 7 jam. Sausnya juga mantap, berasa seperti makan pizza di gerai makan terkenal itu. Untuk topping, sesuai selera teman-teman saja. Bisa protein hewani (sosis, bakso, daging asap) atau buah (nanas).
Saya memanggang pizza ini tanpa oven, tapi menggunakan double-pan merk Happycall. Pizza ini juga bisa dipanggang di panci anti lengket (teflon) tapi harus pancinya harus ditutup selama pemasakan.
Pizza Tanpa Ulen, Tanpa Oven dan Tanpa Telur
Saya senang sekali kala pertama kali mencoba resep pizza tanpa ulen ini, yang tentunya saya dapatkan dari blog kesayangan "justtryandtaste". Setelah sukses pada percobaan pertama, saya ketagihan bikin pizza. Tak perlu mengeluarkan tenaga Superman untuk mengulen dan adonan bisa ditinggal lama di kulkas, asal tidak lebih dari 7 jam. Sausnya juga mantap, berasa seperti makan pizza di gerai makan terkenal itu. Untuk topping, sesuai selera teman-teman saja. Bisa protein hewani (sosis, bakso, daging asap) atau buah (nanas).
Saya memanggang pizza ini tanpa oven, tapi menggunakan double-pan merk Happycall. Pizza ini juga bisa dipanggang di panci anti lengket (teflon) tapi harus pancinya harus ditutup selama pemasakan.
Cara Membuat
- 1
Campur tepung dan garam, aduk hingga tercampur rata.
- 2
Masukkan ragi, minyak zaitun dan air hangat. Aduk dengan spatula atau sendok.
- 3
Aduk hingga tak ada lagi butiran tepung. Jangan khawatir, adonan memang lengket.
- 4
Tutup wadah dengan kain bersih atau plastic wrap. Diamkan pada suhu ruang selama 1 jam.
- 5
Setelah 1 jam, adonan akan mengembang.
- 6
Tutup kembali wadah, masukkan ke kulkas. Adonan dapat disimpan maksimal hingga 7 jam. Lebih dari itu, aromanya nanti akan terlalu asam dan rasanya tidak enak.
- 7
Setelah didiamkan di kulkas (saya hanya mendiamkan selama 1 jam), keluarkan adonan. Tata adonan secara merata di double-pan. Tidak terlalu tebal/tipis.
- 8
Oleskan saus pizza dengan ujung spatula. Taburi dengan bahan topping, tekan-tekan bahan supaya menempel pada adonan pizza.
- 9
Taburi dengan parutan keju.
- 10
Tutup double-pan. Panggang selama 8-10 menit di atas api sedang. Api yang terlalu kecil akan membuat adonan tidak mengembang maksimal. Lihat bagian bawah pizza supaya tidak gosong. Jika bagian bawah pizza sudah berwarna kecokelatan, segera matikan api.
- 11
Angkat pizza dan letakkan di piring saji.
- 12
Potong pizza dengan pizza cutter. Jika tidak ada, bisa menggunakan gunting (ini tips dari Mbak Endang JTT). Kalau toppingnya berjatuhan saat makan, jangan khawatir. Bukan teman-teman saja yang begitu, saya juga 😁. Itu biasanya disebabkan topping yang terlalu banyak. Satu loyang pizza bisa jadi 8 potong. Di gambar cuma ada 6 potong, itu karena 2 potongnya saya simpan di kotak untuk persiapan cheating day esok harinya 😉.
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya















Komentar