Jangan Lombok

Akhir2 ini cuaca udah mulai hujan lagi. Biasanya menu pun berganti jadi kepingin yg serba berkuah dan pedes. Lalu inget beberapa hari lalu, misua pingin dimasakin Jangan Lombok. Pas denger nama Jangan Lombok, saya langsung ikutan ngeces. Ngebayangin nikmatnya kuah santan yg didominasi bumbu iris terutama cabe, berpadu sama ikan asin atau ikan asap yg membuat kuahnya memiliki aroma maupun cita rasa yg khas. Lalu ditambah petikan daun kemangi, tomat hijau yg masih segar dicampur jadi satu. Tapi espektasi ini seketika runtuh waktu gak nemu ikan asin maupun ikan asap di tukang sayur. Padahal udah ngebet serumah kepingin makan jangan lombok. Walhasil, menyesuaikan bahan yg ada lah ya😀
Jangan Lombok
Akhir2 ini cuaca udah mulai hujan lagi. Biasanya menu pun berganti jadi kepingin yg serba berkuah dan pedes. Lalu inget beberapa hari lalu, misua pingin dimasakin Jangan Lombok. Pas denger nama Jangan Lombok, saya langsung ikutan ngeces. Ngebayangin nikmatnya kuah santan yg didominasi bumbu iris terutama cabe, berpadu sama ikan asin atau ikan asap yg membuat kuahnya memiliki aroma maupun cita rasa yg khas. Lalu ditambah petikan daun kemangi, tomat hijau yg masih segar dicampur jadi satu. Tapi espektasi ini seketika runtuh waktu gak nemu ikan asin maupun ikan asap di tukang sayur. Padahal udah ngebet serumah kepingin makan jangan lombok. Walhasil, menyesuaikan bahan yg ada lah ya😀
Cara Membuat
- 1
Tumis semua bumbu yg sudah diiris, hingga harum. Masukkan udang, aduk hingga berubah warna.
- 2
Masukkan krecek, aduk aduk sampai empuk, tambahkan air jika perlu.
- 3
Saat dirasa krecek sudah empuk, masukkan santan, aduk hingga mendidih.
- 4
Bumbui dengan gula garam & kaldu bubuk, kemudian tes rasa.
- 5
Masukkan tempe kacang & kemangi. Masak hingga kuah menyusut. Angkat lalu hidangkan.
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya



Komentar