Tuna Fillet Goreng Balado

Suamiku adalah penggemar ikan, dia suka sekali makan ikan. Aku ingat saat pertama kali dia membeli ikan kembung dari tukang sayur di semester pertama dari pernikahan kami. Dia simpan dalam kulkas, lalu berkata "Cinta! Ikannya tolong dibikinin Ikan Goreng ditaburi sambal balado dong". Berlalulah sepekan dan aku belum juga memasaknya, hingga tibalah di akhir pekan berikutnya. Mungkin karena ia libur, dia ingat ikan kembungnya belum di masak. Kebetulan satu hari sebelumnya aku sudah membuat sambal balado merah dengan tempe, dan dia suka sekali sambalnya. "Enak" katanya. Maka, ia tercetus ide untuk membuat Ikan Goreng Sambal Balado Merah. Sambal Balado yang sudah dibuat kemarin tinggal dihangatkan kembali lalu ditaburi ke atas Ikan Goreng.
Saat dia meminta aku menggoreng Ikan yang sudah dia bersihkan sendiri. Aku berdiri dengan malas menuju dapur dan memanaskan minyak di penggorengan. Ia pun menyodorkan ikan kembung yang telah dibaluri garam dan lemon. Tapi aku menolak, aku suruh dia langsung yang meletakkan ikannya ke dalam minyak goreng yang telah panas. Setelah suamiku meletakkan ikan yang pertama aku membelakangi dia menghadap penggorengan. Sambil memastikan posisi Ikan agar terendam minyak. Dari belakang suamiku berkata "Cintaaaaa iiinniiii Ikaaaannnn" sambil menempelkan ujung telunjuknya ke tengkuk leher bagian belakangku. Sontak, aku berteriak "AAAAAAAAaaaaaaaaaaaaaaaa" Teriakanku mencapai oktaf tertinggi dari nada suara yang meraih lebih dari sepuluh rumah diseputar kontrakan kami yang kecil dan bersahaja kala itu.
Kebingungan suamiku langsung membasuh dan mengeringkan tangannya dan memelukku. Aku pun menangis.
Iya! Aku takut IKAN. Apatah lagi jika ikannya besar dan masih ada wajah dan matanya. Membayangkannya pun aku tak berani. Di kala itulah suamiku baru tahu bahwa aku sebenar-benarnya takut dengan ikan.
Aneh memang, ikan yang tak bisa menyerang kita lagi dan tak berdaya didapur kita, tapi aku takut bukan main. Suamiku bilang, mungkin aku pernah punya trauma masa kecil dengan ikan.
Aku juga merasa serba salah. Aku tahu Cintaku sangat suka makan ikan sedangkan aku menyentuhnya pun tak bisa. CINTA maafkan aku!
Alhamdulillah, suatu saat kami pergi ke supermarket, kami menemukan ada ikan yang dijual dalam bentuk sudah difillet dan sudah tidak ada kulitnya, seperti tuna dan salmon. Aku agaknya bisa menangani ketakutanku jika wajah dan kulit ikannya sudah tak ada lagi. Meskipun awalnya aku pun takut, tapi demi Cintaku sekarang akupun mulai berani memasak Ikan Goreng Sambal Balado kesukaan suamiku tercinta. Sederhana sih masaknya, tapi aku memasaknya dengan Cinta.
Sekarang aku persembahkan untuk Cintaku dan teman-teman semua, resep Tuna Fillet Goreng Balado. Suamiku pun bilang "LUARRR BIASA EUNAK". Hehe Alhamdulillah.
Tuna Fillet Goreng Balado
Suamiku adalah penggemar ikan, dia suka sekali makan ikan. Aku ingat saat pertama kali dia membeli ikan kembung dari tukang sayur di semester pertama dari pernikahan kami. Dia simpan dalam kulkas, lalu berkata "Cinta! Ikannya tolong dibikinin Ikan Goreng ditaburi sambal balado dong". Berlalulah sepekan dan aku belum juga memasaknya, hingga tibalah di akhir pekan berikutnya. Mungkin karena ia libur, dia ingat ikan kembungnya belum di masak. Kebetulan satu hari sebelumnya aku sudah membuat sambal balado merah dengan tempe, dan dia suka sekali sambalnya. "Enak" katanya. Maka, ia tercetus ide untuk membuat Ikan Goreng Sambal Balado Merah. Sambal Balado yang sudah dibuat kemarin tinggal dihangatkan kembali lalu ditaburi ke atas Ikan Goreng.
Saat dia meminta aku menggoreng Ikan yang sudah dia bersihkan sendiri. Aku berdiri dengan malas menuju dapur dan memanaskan minyak di penggorengan. Ia pun menyodorkan ikan kembung yang telah dibaluri garam dan lemon. Tapi aku menolak, aku suruh dia langsung yang meletakkan ikannya ke dalam minyak goreng yang telah panas. Setelah suamiku meletakkan ikan yang pertama aku membelakangi dia menghadap penggorengan. Sambil memastikan posisi Ikan agar terendam minyak. Dari belakang suamiku berkata "Cintaaaaa iiinniiii Ikaaaannnn" sambil menempelkan ujung telunjuknya ke tengkuk leher bagian belakangku. Sontak, aku berteriak "AAAAAAAAaaaaaaaaaaaaaaaa" Teriakanku mencapai oktaf tertinggi dari nada suara yang meraih lebih dari sepuluh rumah diseputar kontrakan kami yang kecil dan bersahaja kala itu.
Kebingungan suamiku langsung membasuh dan mengeringkan tangannya dan memelukku. Aku pun menangis.
Iya! Aku takut IKAN. Apatah lagi jika ikannya besar dan masih ada wajah dan matanya. Membayangkannya pun aku tak berani. Di kala itulah suamiku baru tahu bahwa aku sebenar-benarnya takut dengan ikan.
Aneh memang, ikan yang tak bisa menyerang kita lagi dan tak berdaya didapur kita, tapi aku takut bukan main. Suamiku bilang, mungkin aku pernah punya trauma masa kecil dengan ikan.
Aku juga merasa serba salah. Aku tahu Cintaku sangat suka makan ikan sedangkan aku menyentuhnya pun tak bisa. CINTA maafkan aku!
Alhamdulillah, suatu saat kami pergi ke supermarket, kami menemukan ada ikan yang dijual dalam bentuk sudah difillet dan sudah tidak ada kulitnya, seperti tuna dan salmon. Aku agaknya bisa menangani ketakutanku jika wajah dan kulit ikannya sudah tak ada lagi. Meskipun awalnya aku pun takut, tapi demi Cintaku sekarang akupun mulai berani memasak Ikan Goreng Sambal Balado kesukaan suamiku tercinta. Sederhana sih masaknya, tapi aku memasaknya dengan Cinta.
Sekarang aku persembahkan untuk Cintaku dan teman-teman semua, resep Tuna Fillet Goreng Balado. Suamiku pun bilang "LUARRR BIASA EUNAK". Hehe Alhamdulillah.
Cara Membuat
- 1
Keluarkan tuna dari freezer. tunggu hingga tidak beku. Baluri Tuna dengan perasan lemon dan garam. Diamkan sebentar sekitar 5-10 menit.
- 2
Sambil menunggu tuna dibalurkan. Rebus dengan air mendidih paprika merah, cabai merah besar, Red Savina Pepper) sebentar saja (jangan sampai lembek ya,,,rebusnya ), kecuali cherry tomatoes dan shallot tidak di rebus yaa. Setelah direbus angkat bahan sambal. Tiriskan dan dinginkan.
- 3
Apabila sudah dingin, Haluskan seluruh bahan sambal (paprika merah, cabai merah besar, Red Savina Pepper,cherry tomatoes, dan shallot), Aku menghaluskan dengan handblender, karena tidak tersedia ulekan di sini, hehe. (aku tidak begitu halus yaa...)
- 4
Panaskan minyak di dalam wajan, kemudian setelah minyak panas masukkan tuna fillet yang sudah di baluri lemon dan garam. Goreng tuna fillet hingga matang (sampai dagingnya berwarna putih pucat seperti kita menggoreng ayam ). Angkat dan sisihkan.
- 5
Panaskan Minyak di wajan, masukkan sambal yang sudah di haluskan tadi ke dalam minyak panas, goreng sambal ladonya. Aduk sesekali. Masak hingga harum dan matang (warna sambal merah). Oiya aku menambahkan garam dan gula di step ini ya. Koreksi Rasa apabila tidak suka pedas bisa ditambahkan gula sedikit ya ^^
- 6
Setelah sambal lado matang, Masukkan ikan tuna fillet yang sudah di goreng tadi kedalam sambal lado merah. aduk hingga merata. Angkat dan Sajikan dengan nasi putih hangat.
- 7
Sambalnya tidak aku masukkan semua kedalam ikan nya, akan tetapi aku sisihkan sebagiannya di mangkok kecil untuk makan selanjutnya, hehhe.. Resep yang aku buat ini termasuk masakan yang istimewa bagi aku dan suamiku walaupun hanya makanan sederhana.. hihihi :-)
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya








Komentar