Lodeh Salmon

Liburan lalu saya bersama suami kembali kulineran di Jogja. Kami memesan lodeh salmon di resto Pawon Tempuran. Sayur lodeh yang identik dengan masakan rumahan ternyata cocok sekali dipadukan dengan ikan yang biasanya hanya disajikan di tempat yang mewah. Rasanya ringan, asin-manis-gurihnya membaur lembut. Tercium aroma salmon panggang yang gurih segar. Cabai opsional. Untuk kuah putih, tidak perlu menyertakan cabai.
Sayur dalam lodeh memang sengaja dimasak sampai lodoh (overcook). Memang benar sebagian vitaminnya hilang, tetapi serat dan nutrisi lain tetap bagus buat tubuh. Namun, untuk menjaga agar santan tetap sehat, santan hanya dimasak sebentar saja di tahap akhir. Masaknya sengaja sedikit, biar sekali makan langsung habis, tetep sehat tanpa dipanasi ulang. Kalau mau masak banyak tetep sehat, simak tipsnya di bagian akhir resep ini.
#CINTE_DariLautKeDapur #CookpadApron2026 #DariLautKeDapur #CookpadCommunity_Jakarta #KulinerNusantaraElia #alacafeelia
Lodeh Salmon
Liburan lalu saya bersama suami kembali kulineran di Jogja. Kami memesan lodeh salmon di resto Pawon Tempuran. Sayur lodeh yang identik dengan masakan rumahan ternyata cocok sekali dipadukan dengan ikan yang biasanya hanya disajikan di tempat yang mewah. Rasanya ringan, asin-manis-gurihnya membaur lembut. Tercium aroma salmon panggang yang gurih segar. Cabai opsional. Untuk kuah putih, tidak perlu menyertakan cabai.
Sayur dalam lodeh memang sengaja dimasak sampai lodoh (overcook). Memang benar sebagian vitaminnya hilang, tetapi serat dan nutrisi lain tetap bagus buat tubuh. Namun, untuk menjaga agar santan tetap sehat, santan hanya dimasak sebentar saja di tahap akhir. Masaknya sengaja sedikit, biar sekali makan langsung habis, tetep sehat tanpa dipanasi ulang. Kalau mau masak banyak tetep sehat, simak tipsnya di bagian akhir resep ini.
#CINTE_DariLautKeDapur #CookpadApron2026 #DariLautKeDapur #CookpadCommunity_Jakarta #KulinerNusantaraElia #alacafeelia
Cara Membuat
- 1
Salmon Panggang: Potong salmon menjadi 2 bagian. Lumuri jeruk nipis 10 menit, bilas dengan air mengalir, kemudian lap tap-tap dengan tisu dapur.
- 2
Lumuri salmon dengan garam dan lada. Diamkan 10 menit agar meresap. Kemudian panggang dengan pan yang dioles minyak sampai semua sisinya sedikit kecokelatan. Gunakan api sangat kecil.
- 3
Membuat bumbu lodeh: goreng bawang merah, bawang putih, kemiri, cabai. Kemudian haluskan bersama ketumbar bubuk dan udang rebon atau ebi yang sudah dicuci.
- 4
Didihkan bumbu halus dengan air. Tambahkan nangka muda yang sudah direbus, kacang panjang, wortel, daun melinjo, buah melinjo, daun salam, lengkuas. Masak dalam keadaan tertutup selama 5 menit agar cepat lunak.
- 5
Tambahkan jagung, labu siam, terong, garam, gula, kaldu bubuk. Masak sampai lunak dan koreksi rasa. Rasa lodeh ini ringan, asin-manis-gurihnya membaur lembut.
- 6
Tambahkan santan instan, aduk-aduk hingga mendidih. Sengaja santan dimasak sebentar di tahap akhir setelah sayuran lunak agar tidak menjadi biang kolesterol jahat (LDL). Rasa santannya masih segar walaupun sayurannya sangat matang. Koreksi rasa lagi, kemudian matikan api.
- 7
Tata salmon panggang di piring saji bersama lodeh. Sajikan per porsi.
Tips
Jika menggunakan ketumbar butiran, goreng ketumbar bersama dengan bawang.
Jenis sayuran dapat disesuaikan. Jumlahnya sekitar 1 piring penuh.
Kalau teman-teman memasak sayur lodeh dalam jumlah banyak, hentikan pemasakan sampai lodeh matang tanpa santan. Ambil sebagian (hanya untuk sekali waktu makan) yang ditambahkan santan. Sisanya yang untuk waktu makan berikutnya disimpan di kulkas, kemudian dipanasi dan ditambahkan santan saat akan makan. Jadi, tidak ada santan yang dipanaskan ulang. Sehat.
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya













Komentar