Lontong Balap Surabaya

Lontong Balap adalah ikon kuliner yang tak terpisahkan dari identitas kota Surabaya. Nama "Balap" konon berasal dari masa lalu ketika para penjual lontong memikul dagangan mereka dan saling berebut pembeli dengan berjalan cepat (seperti sedang balapan) menuju lokasi mangkal di daerah Wonokromo. Keunikan hidangan ini terletak pada kuahnya yang bening namun kaya rasa, serta paduan Lentho yang renyah dan Petis Udang yang memberikan kedalaman rasa khas pesisir. Ini adalah hidangan yang merayakan kesederhanaan bahan seperti tauge, namun memberikan kepuasan rasa yang kompleks.
Lontong Balap Surabaya
Lontong Balap adalah ikon kuliner yang tak terpisahkan dari identitas kota Surabaya. Nama "Balap" konon berasal dari masa lalu ketika para penjual lontong memikul dagangan mereka dan saling berebut pembeli dengan berjalan cepat (seperti sedang balapan) menuju lokasi mangkal di daerah Wonokromo. Keunikan hidangan ini terletak pada kuahnya yang bening namun kaya rasa, serta paduan Lentho yang renyah dan Petis Udang yang memberikan kedalaman rasa khas pesisir. Ini adalah hidangan yang merayakan kesederhanaan bahan seperti tauge, namun memberikan kepuasan rasa yang kompleks.
Cara Membuat
- 1
Campurkan singkong parut, kacang tholo, dan bumbu halus lentho. Bentuk bulat lonjong sekepalan tangan, lalu goreng dalam minyak panas hingga cokelat keemasan dan sangat garing. Sisihkan.
- 2
Tumis bumbu halus kuah hingga harum dan matang. Didihkan air/kaldu udang, lalu masukkan tumisan bumbu. Tambahkan garam, gula, dan merica.
- 3
Masukkan tauge ke dalam kuah yang sedang mendidih. Penting: Masak sebentar saja (sekitar 1-2 menit) agar tauge tetap renyah (crunchy). Masukkan daun bawang dan seledri, lalu matikan api.
- 4
Ulek cabai rawit dan bawang putih goreng, campurkan dengan petis udang. Tambahkan sedikit air panas hingga teksturnya kental merata.
- 5
Penyajian: Di dalam piring cekung, tata dengan urutan berikut:
Irisan Lontong,
Irisan Tahu goreng,
Irisan Lentho,
Siram dengan tauge dan kuah bening yang melimpah,
Tambahkan Sambal Petis di pinggir atau di atasnya,
Taburkan Bawang merah goreng, makan bersama sate kerang.
Tips
Jika ingin kuah yang lebih medok, gunakan air rebusan kepala udang yang sudah disaring sebagai dasar kuah. Ini akan memberikan aroma seafood yang autentik.
Sudah mencoba resep ini? Bagikan Cooksnapmu!
Ceritakan kepada Nina Fadhilah bagaimana hasilnya.
Yuk ucapkan terima kasih lewat foto masakanmu!
Seseorang telah membuat resepmu dan membagikan Cooksnap!

Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya



Komentar