Mangut Lele

Beberapa minggu yang lalu partnerku bilang suka makan ini itu, salah satunya mangut lele. Belum pernah dengerkan, akhirnya cari di cookpad. "Ooohhh,, lele dimasak santan ya? Apa g amis?" Mau nyoba masak, masih maju mundur, iya enggak. Kemarin bapak dikasih lele kepikiran lagi buat mangut lele. Halah,, bismillah aja wis. Cari sumber di cookpad.. Kira-kira ada empat sumber yang saya jadikan rujukan, yaitu akun mbak Susi Agung, Tera Terianti, Lilis Nurkholis, Umi Baroroh. Kubanding-bandingkan bahan-bahannya, prosesnya, akhirnya oke, dapat catatan resep sendiri yang sekiranya sesuai dengan lidahku, jawa timuran. Yang ragu itu ya pas masukin santannya, karena seringnya pakek santan yang dipisah-pisah, yang ini pakek santan yang kental. Jahenya g ikut kublender jadi kugeprek aja. Dan hasilnya,,,, Alhamdulillah,, enak banget, seriusan bener-bener enak, pengen nambah lagi dan lagi, makan kuahnya plus nasi aja udah enak. Bapak dan ibuk suka juga tuh. Sampai-sampai pas waktu makan malam kuah mangut habis tak tersisa, aku yang belum makan jadi g makan malam dong.. Nggak apa-apa, masak dihabisin itu udah jadi kebahagiaan tersendiri kok. Maaf panjang banget ceritaku, hehe
Mangut Lele
Beberapa minggu yang lalu partnerku bilang suka makan ini itu, salah satunya mangut lele. Belum pernah dengerkan, akhirnya cari di cookpad. "Ooohhh,, lele dimasak santan ya? Apa g amis?" Mau nyoba masak, masih maju mundur, iya enggak. Kemarin bapak dikasih lele kepikiran lagi buat mangut lele. Halah,, bismillah aja wis. Cari sumber di cookpad.. Kira-kira ada empat sumber yang saya jadikan rujukan, yaitu akun mbak Susi Agung, Tera Terianti, Lilis Nurkholis, Umi Baroroh. Kubanding-bandingkan bahan-bahannya, prosesnya, akhirnya oke, dapat catatan resep sendiri yang sekiranya sesuai dengan lidahku, jawa timuran. Yang ragu itu ya pas masukin santannya, karena seringnya pakek santan yang dipisah-pisah, yang ini pakek santan yang kental. Jahenya g ikut kublender jadi kugeprek aja. Dan hasilnya,,,, Alhamdulillah,, enak banget, seriusan bener-bener enak, pengen nambah lagi dan lagi, makan kuahnya plus nasi aja udah enak. Bapak dan ibuk suka juga tuh. Sampai-sampai pas waktu makan malam kuah mangut habis tak tersisa, aku yang belum makan jadi g makan malam dong.. Nggak apa-apa, masak dihabisin itu udah jadi kebahagiaan tersendiri kok. Maaf panjang banget ceritaku, hehe
Cara Membuat
- 1
Lumuri lele dengan air perasaan jeruk nipis, diamkan selama 5-10 menit, cuci bersih. Sayat-sayat lele, kemudian bumbui dengan garam dan lada bubuk. Diamkan selama 10-15 menit.
- 2
Goreng lele dengan api kecil. Setengah matang saja, jangan terlalu kering. Tiriskan.
- 3
Bumbu halus yang saya gunakan dapat dilihat dalam foto. Blender bumbu halus, tambahkan sedikit air untuk memudahkan pemblenderan.
- 4
Siapkan wajan, panaskan bumbu halus. Masak sampai airnya menyusut, kemudian tambahkan minyak. Tumis sampai harum. Setelah itu, tambahkan serai, daun salam, daun jeruk, lengkuas, jahe dan cabai utuh. Aduk-aduk sampai bumbu matang, kemudian masukkan santan.
- 5
Setelah santan mendidih, masukkan garam, gula merah dan lada bubuk. Icip rasa. Kalau rasanya sudah pas, masukkan lele. Masak lele dengan api kecil, tunggu sampai air santan sedikit berkurang (biar bumbu meresap dan santan tidak rusak). Terakhir, masukkan daun kemangi. Masak sebentar saja. Angkat, siap dihidangkan.
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya












Komentar