Selat Solo

Selat solo, salah satu makanan wajib (buatku) kalo lagi main ke Solo. Rasanya cenderung manis dan gurih, dengan sedikit rasa masam yang menambah kesegaran dari kuahnya. Ada berbagai variasi selat solo: pakai irisan daging, daging cincang, maupun galantin. Kalau aku sendiri, paling suka versi galantin tapi yang masih kerasa dagingnya. Bisa dibilang perpaduan antara daging cincang dan galantin, mungkin?
Pelengkapnya bisa disesuaikan selera, ya. Di sini, aku menambahkan telur untuk ekstra protein. Sementara itu, aku ngga membuat mustardnya karena aku sendiri kurang cocok sama rasanya.
Selat Solo
Selat solo, salah satu makanan wajib (buatku) kalo lagi main ke Solo. Rasanya cenderung manis dan gurih, dengan sedikit rasa masam yang menambah kesegaran dari kuahnya. Ada berbagai variasi selat solo: pakai irisan daging, daging cincang, maupun galantin. Kalau aku sendiri, paling suka versi galantin tapi yang masih kerasa dagingnya. Bisa dibilang perpaduan antara daging cincang dan galantin, mungkin?
Pelengkapnya bisa disesuaikan selera, ya. Di sini, aku menambahkan telur untuk ekstra protein. Sementara itu, aku ngga membuat mustardnya karena aku sendiri kurang cocok sama rasanya.
Cara Membuat
- 1
Untuk membuat galantin: haluskan bawang putih dan pala, tambahkan lada, garam, dan kaldu jamur. Campurkan seluruh bahan. Koreksi rasa dengan mencoba digoreng sedikit.
- 2
Bentuk bulat dan goreng dengan sedikit minyak.
- 3
Untuk membuat kuah: cincang halus bawang bombay serta haluskan bawang putih, bawang merah, dan pala. Tumis bumbu dengan margarin. Tambahkan cengkeh dan bunga lawang. Selanjutnya, masukkan air kaldu dan tomat yang sudah diblender. Bumbui dengan gula jawa, kecap manis, lada, garam, dan kaldu jamur. Koreksi rasa.
- 4
Sebagai pelengkap, selat solo dapat dihidangkan bersama sayur rebus dan kentang goreng.
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya








Komentar