Roti Kari Jepang (Japanese Curry Bread Karē Pan)

Roti Kari Jepang ini enak sekali. Empuk menul2..:) Bila anda memiliki sisa kari dari hari sebelumnya, gunakan saja kari itu untuk isian roti ini, tidak usah membuat baru.
Roti Kari Jepang (Japanese Curry Bread Karē Pan)
Roti Kari Jepang ini enak sekali. Empuk menul2..:) Bila anda memiliki sisa kari dari hari sebelumnya, gunakan saja kari itu untuk isian roti ini, tidak usah membuat baru.
Cara Membuat
- 1
Campur rata terigu & garam di mangkuk. Beri gula, ragi & minyak lalu aduk. Tuang masuk susu & aduk selama 1-2 menit. Kikis semua sisi mangkuk termasuk dasarnya agar semua tercampur. Pindahkan adonan ke permukaan kerja & uleni sampai halus & elastis (± 10 menit). Bulatkan adonan & masukkan ke mangkuk, dengan sisi sambungannya menghadap ke bawah. Tutupi mangkuk dengan plastik & biarkan hingga adonan mengembang seukuran 2x nya (± 60 menit).
- 2
Isian kari: Larutkan bubuk kari & maizena dengan 50 ml air, sisihkan. Tumis bombay hingga matang. Beri bawang putih & jahe, tumis hingga harum. Masukkan ayam, kentang, saus soya, lada & garam. Masak 1-2 menit, tuangi 120 ml air. Masak hingga semua matang & cairan mulai mengering. Beri larutan kari & air nipis. Aduk hingga cairan mengental. Angkat & biarkan dingin
- 3
Taruh adonan di permukaan kerja. Pipihkan lalu bagi menjadi 6-8 bagian sama besar. Bulatkan masing2 adonan & letakkan di loyang beralas kertas perkamen, sisi sambungan menghadap ke bawah. Tutupi adonan dengan plastik & istirahatkan adonan ± 15 menit. Lihat foto untuk cara membentuk roti secara keseluruhan.
- 4
Kerjakan adonan satu persatu & tutupi sisanya agar tak kering. Letakkan adonan di permukaan kerja dengan sisi sambungan menghadap ke atas. Pipihkan adonan lalu gilas dengan rolling pin membentuk lingkaran ukuran 10 cm (bila adonan dibagi 8) atau 12 cm (bila dibagi 6). Pipihkan sekeliling tepi adonan dengan jari2 (bagian tengah harus lebih tebal dari tepi).
- 5
Letakkan 1-1½ sm isian kari di bagian tengah lingkaran. Jaga agar kari tak mengenai sisi tepi lingkaran karena adonan susah merekat nanti. Angkat & satukan 2 sisi lingkaran yang berseberangan hingga membentuk setengah lingkaran. Tekan2 (pencet) kedua sisi tepi itu bersamaan untuk menutup isi & merekatkan tepi adonan dengan baik. Lipat sisi yang sudah direkatkan ke salah satu sisi, lalu tekan2 lagi sambungannya untuk merekatkan.
- 6
Anda harus merekatkan semua sambungan dengan baik agar roti tidak terbuka/bocor saat digoreng (roti akan mengembang saat digoreng). Letakkan adonan di permukaan kerja & hati2 tekan sedikit permukaannya agar rata.
- 7
Lapisi adonan dengan telur lalu gulingkan di panko hingga terlapis merata. Letakkan adonan tersebut di loyang lagi, dengan sisi sambungan menghadap bawah. Tutup loyang dengan serbet/plastik lalu kerjakan yang berikutnya. Biarkan adonan mengembang hingga 1½ kalinya (± 30 menit) atau saat anda menekan sedikit permukaannya dengan jari, bekasnya tetap tinggal di adonan.
- 8
Panaskan minyak yang banyak di pan/wajan. Setelah panas, kecilkan apinya ke sedang-rendah. Masukkan 2 adonan setiap kali ke pan, sisi sambungan menghadap bawah. Setelah beberapa detik, balik adonan (sisi sambungan menghadap atas). Terus balik2 adonan selama memasak, sampai roti matang & kuning kecokelatan (2-3 menit). Cara menggoreng ini akan mencegah roti mengembang ke satu arah saja sehingga tidak terbentuk lubang besar di dalamnya.
- 9
Angkat dari pan & letakkan di kertas penyerap minyak. Selain digoreng, roti dapat juga dipanggang di oven, 200° C selama 15-20 menit. Jika ada sisa, simpan di wadah kedap udara & masukkan ke kulkas (tahan 3 hari) atau ke freezer (3-4 minggu). Memanaskan: panggang di 175º C, sampai hangat. Sajikan dengan saus sambal.
- 10
Catatan: Anda dapat mengganti kombinasi tepung protein tinggi+rendah ini dengan 210 gr terigu serbaguna
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya





Komentar