Mie Ayam Ala Kampung

Sejak lockdown, suami yang suka banget makan mie ayam bingung mau jajan di mana. Mumpung di kulkas ada banyak daging ayam mentah, kali ini saya coba buat sendiri mie ayam di rumah. Resep ini adaptasi dari resepnya chef William Gozali tapi saya buat lebih ‘kampung’ lagi. Oh ya, saya pakai ayam yg beli di pasar. Dagingnya saya buat topping, kulitnya untuk minyak ayam, tulangnya untuk kaldunya. Sedangkan mie-nya saya pakai mie telur seadanya di warung, karena belum memungkinkan cari mir basah di pasar. Minyak ayam yang tersisa pun dapat disimpan di chiller untuk memasak nasi goreng atau mie agar lebih sedap. Ternyata, nggak sesulit yang dibayangkan lho! Yuk dicoba!
Mie Ayam Ala Kampung
Sejak lockdown, suami yang suka banget makan mie ayam bingung mau jajan di mana. Mumpung di kulkas ada banyak daging ayam mentah, kali ini saya coba buat sendiri mie ayam di rumah. Resep ini adaptasi dari resepnya chef William Gozali tapi saya buat lebih ‘kampung’ lagi. Oh ya, saya pakai ayam yg beli di pasar. Dagingnya saya buat topping, kulitnya untuk minyak ayam, tulangnya untuk kaldunya. Sedangkan mie-nya saya pakai mie telur seadanya di warung, karena belum memungkinkan cari mir basah di pasar. Minyak ayam yang tersisa pun dapat disimpan di chiller untuk memasak nasi goreng atau mie agar lebih sedap. Ternyata, nggak sesulit yang dibayangkan lho! Yuk dicoba!
Cara Membuat
- 1
Siapkan minyak ayam terlebih dahulu. Panaskan minyak dalam penggorengan dengan api sedang
- 2
Kecilkan api. Masukkan kulit ayam, aduk-aduk. Tunggu sampai agak kering
- 3
Pastikan api kecil agar rasa lebih keluar. Setelah kulit ayam cukup kering, masukkan bahan-bahan lain. Tunggu sampai semua bahan kering (jangan sampai gosong) lalu matikan api
- 4
Saring minyak, lalu sisihkan.
- 5
Buat kuah kaldu: tumis bawang merah dan bawang putih dengan minyak ayam sampai harum. Masukkan jahe aduk-aduk sampai harum
- 6
Masukkan tulangan ayam, tambahkan air putih. Kecilkan api
- 7
Tambahkan garam dan lada. Masukkan daun bawang. Aduk sebentar dan tunggu sekitar 30 menit. Pastikan apinya keciil saja ya agar rasa kaldu keluar dan air tidak keruh.
- 8
Koreksi rasa. Bila sudah pas rasa kaldunya, matikan api dan sisihkan. Panaskan lagi saat nanti akan dimakan.
- 9
Buat topping ayam: haluskan duo bawang, jahe, kunyit, kemiri, Royco.
- 10
Panaskan minyak. Tumis bumbu halus bersama dengan sereh, lengkuas, daun salam dan daun jeruk. Aduk-aduk sampai harum dan minyak ‘pecah’ atau agak terpisah dari bumbu
- 11
Masukkan ayam dan jamur. Aduk-aduk. Beri garam dan merica lalu tambahkan air. Aduk sampai mengental
- 12
Tambahkan kecap manis dan kecap asin. Aduk sampai mengental dan minyak terpisah. Koreksi rasa. Kalau saya suka rasa kecap yang rich, jadi pakai kecap lebih banyak
- 13
Untuk penyajian, siapkan 2 sdm minyak ayam dalam mangkok. Tambahkan 1 sdm kecap asin.
- 14
Masukkan mie dan caisim yang baru direbus dalam mangkok berisi minyak, aduk dengan sumpit.
- 15
Tuangkan kuah kaldu dan topping ayam sesuai selera. Taburi daun bawang ❤️ untuk sambalnya cukup rebus 20 cabai rawit lalu ulek kasar. Siap dinikmati bersama keluarga yaa
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya




Komentar